Pria di Cilongok Meninggal di Sumur 7 Meter, Korban Hilang Sejak Malam
Proses evakuasi pria meninggal dalam sumur di Desa Pejogol, Cilongok, Selasa (24/3). -BASARNAS UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dasar sumur sedalam tujuh meter di Desa Pejogol, Kecamatan Cilongok, Selasa (24/3) pagi. Korban diketahui bernama Tarpin (52), warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Peristiwa bermula pada Senin (23/3) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Korban meninggalkan rumah, namun hingga larut malam tidak kunjung kembali.
Keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lingkungan. Upaya tersebut berlangsung hingga tengah malam, namun korban belum ditemukan.
Sekitar pukul 24.00 WIB, seorang warga bernama Kartem mencurigai kondisi air kolam yang terlihat keruh. Hal tersebut tidak biasa dan diduga berasal dari sumber air sumur.
BACA JUGA:Sapi Tercebur Sumur 4 Meter di Sokaraja, Damkar Banyumas Evakuasi Hampir Tiga Jam
Kecurigaan itu baru ditindaklanjuti keesokan harinya. Sekitar pukul 06.30 WIB, saksi mengajak warga lain untuk mengecek sumur di area kebun.
Pada pukul 07.00 WIB, dua saksi mendatangi lokasi dengan membawa senter. Mereka mendapati penutup sumur terbuka sekitar 30 sentimeter.
Saat dilakukan pengecekan ke dalam sumur, terlihat sosok seseorang dalam posisi telungkup di dasar sumur. Temuan itu langsung dilaporkan kepada Ketua RT, keluarga korban, dan pihak desa.
Laporan kemudian diteruskan ke petugas Koramil dan Polsek Cilongok. Selanjutnya, permohonan bantuan evakuasi disampaikan ke Unit Siaga SAR (USS) Banyumas.
BACA JUGA:Gandeng Sektor Swasta, Pemprov Jateng Masifkan Gerakan Sumur Resapan Murah
Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, menyampaikan tim segera diberangkatkan setelah menerima laporan. Tim Rescue USS Banyumas berangkat pukul 08.00 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.33 WIB.
"Setelah menerima informasi, Tim Rescue USS Banyumas kami berangkatkan pukul 08.00 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.33 WIB," ujarnya.
Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan assessment. Peralatan evakuasi disiapkan karena kondisi sumur yang cukup dalam.
"Tim langsung melakukan assessment dan menyiapkan peralatan evakuasi, mengingat kedalaman sumur kurang lebih tujuh meter," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

