Kecelakaan Beruntun di Kawunganten Cilacap, Satu Meninggal dan Empat Luka-Luka
Kondisi paska kecelakan yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia di Kawunganten.-Unit Gakkum Satlantas Polresta Cilacap Untuk Radarmas-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Sidaurip, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Senin (23/3/2026).
Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan tersebut melibatkan satu mobil bak terbuka pengangkut sayuran, satu minibus, serta dua sepeda motor. Insiden diduga dipicu sopir mobil bak terbuka yang mengantuk saat berkendara di tengah padatnya arus balik dan libur wisata.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Cilacap, Iptu Adim Haryoko mengatakan, kecelakaan bermula saat mobil bak terbuka melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan tinggi.
BACA JUGA:H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Simpang Tiga Sampang Ramai Lancar Meski Kendaraan Meningkat
"Setibanya di jalan menikung, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga melewati marka dan masuk ke jalur berlawanan," ujarnya saat dikonfirmasi.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju minibus dan dua sepeda motor. Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
Mobil bak terbuka tersebut menghantam minibus di bagian samping, kemudian menabrak dua sepeda motor yang berada di belakangnya.
Benturan keras menyebabkan kondisi kendaraan, terutama sepeda motor, mengalami kerusakan parah.
BACA JUGA:Kedapatan Jual Miras, Satu Pelanggar di Cilacap Kena Denda Rp 30 Juta Dalam Sidang Tipiring
"Akibat kejadian ini satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia, sementara empat orang lainnya mengalami luka-luka," jelas Iptu Adim.
Kecelakaan ini juga sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalur Sidaurip - Kawunganten.
Arus lalu lintas tersendat karena banyaknya kendaraan wisatawan dan pemudik yang melintas di jalur tersebut.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi korban serta mengatur arus lalu lintas agar kembali normal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

