Banner v.2

Takut Ditagih Utang, Penyebab Napi Lapas Nirbaya Nusakambangan Nekat Panjat Pagar Untuk Kabur

Takut Ditagih Utang, Penyebab Napi Lapas Nirbaya Nusakambangan Nekat Panjat Pagar Untuk Kabur

SN saat hendak diamankan kembali setelah berusaha kabur dari Lapas Nirbaya Nusakambangan.-Lapas Nirbaya untuk Radarmas-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Upaya pelarian seorang narapidana dari Lapas Nirbaya Nusakambangan berhasil digagalkan, berkat gerak cepat petugas lapas, aparat keamanan, dan masyarakat sekitar pada Senin (9/3/2026) malam.

Narapidana berinisial SN diketahui tidak berada di dalam area lapas, saat petugas melakukan pengecekan jumlah warga binaan.

Menyadari adanya satu orang yang tidak berada di tempat, petugas segera melakukan penelusuran dan menyampaikan informasi kepada aparat keamanan serta masyarakat sekitar agar pencarian dapat dilakukan bersama.

Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas Nirbaya, Bergi Riyadi mengatakan. koordinasi yang cepat menjadi faktor penting dalam proses pencarian.

BACA JUGA:Warga Kutawaru Cilacap Amankan Pria yang Diduga Kabur dari Lapas Nusakambangan

"Begitu diketahui ada warga binaan yang tidak berada di dalam area lapas saat pengecekan, petugas langsung melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan aparat keamanan serta masyarakat sekitar," kata Bergi, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, SN merupakan narapidana kasus pencurian yang sebelumnya menjalani masa pembinaan di Lapas Minimum Security Nirbaya Nusakambangan.

Berdasarkan informasi awal, yang bersangkutan melarikan diri secara spontan karena takut memiliki utang dengan narapidana lain.

Dalam upaya pelariannya, SN diketahui memanjat pagar lapas kemudian melarikan diri ke arah hutan di sekitar kawasan Nusakambangan.

BACA JUGA:Lapas Cilacap Kirim 20 Warga Binaan ke Nusakambangan

Setelah itu, ia sempat memaksa seorang nelayan untuk menyeberangkannya menuju wilayah Kutawaru, Cilacap Tengah.

"Yang bersangkutan melarikan diri dengan memanjat pagar, kemudian menuju area hutan dan akhirnya menyeberang ke wilayah Kutawaru," ujar Bergi.

Keberadaan SN akhirnya terdeteksi di wilayah permukiman warga di Kutawaru.

Berkat informasi dari masyarakat, warga bersama aparat kemudian bergerak cepat melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil mengamankan yang bersangkutan saat bersembunyi di belakang rumah warga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: