Stok Bahan Pokok Aman, Pemkab Cilacap Mitigasi Jalur Rawan Mudik
Bupati beserta Forkopimda menggelar rakor lintas sektoral menghadapi hari raya Idul Fitri.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Ketersediaan bahan pokok masyarakat di Kabupaten Cilacap, tetap aman menjelang Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi, berupa operasi pasar apabila terjadi lonjakan harga di pasaran.
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman mengatakan, hingga saat ini harga sejumlah kebutuhan pokok di wilayah Cilacap masih relatif stabil dan belum mengalami kenaikan yang signifikan.
"Untuk kebutuhan bahan pokok sampai hari ini masih stabil, tidak ada kenaikan yang signifikan dan masih terkendali. Kami juga sudah menyiapkan langkah mitigasi, salah satunya melalui opsi pelaksanaan operasi pasar," katanya, Rabu (11/3/2026).
BACA JUGA:Jelang Hari Besar, TPID Diminta Petakan Bahan Pokok Pemicu Inflasi di Cilacap
Selain memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok, Pemkab Cilacap juga mempersiapkan berbagai langkah untuk menghadapi arus mudik Lebaran.
Salah satunya dengan melakukan mitigasi terhadap jalur-jalur yang berpotensi rawan bencana maupun titik yang kerap mengalami kemacetan.
"Pemetaan jalur tersebut, dilakukan karena wilayah Cilacap menjadi salah satu jalur perlintasan penting bagi pemudik antarprovinsi," tandasnya.
Secara geografis, Kabupaten Cilacap berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat di bagian barat, Kabupaten Banyumas di wilayah utara, serta Kabupaten Kebumen di bagian timur.
BACA JUGA:Hati-Hati Saat Mudik Lebaran Lewat Jalur Selatan Cilacap, Sejumah Titik Rawan Longsor
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah daerah juga mempercepat pemeliharaan infrastruktur jalan di sejumlah titik.
Perbaikan difokuskan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan, seperti jalan berlubang agar tidak menghambat perjalanan pemudik.
"Kami bersama Forkopimda siap mengamankan dan menjaga situasi agar tetap aman, nyaman, serta ramah bagi para pemudik selama masa Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026," lanjut Syamsul.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Cilacap berharap arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar serta masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang stabil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
