Banner v.2

Jari Warga Tersangkut di Blok Mesin, Damkar Banyumas Evakuasi dalam 20 Menit

Jari Warga Tersangkut di Blok Mesin,  Damkar Banyumas Evakuasi dalam 20 Menit

Petugas Regu 3 Damkar Induk Banyumas saat melakukan evakuasi pelepasan blok mesin motor yang tersangkut di jari warga Bobosan, Sabtu (14/2) malam.-DAMKAR BANYUMAS UNTUK RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Tugas pemadam kebakaran tak selalu berkaitan dengan kobaran api. Sabtu (14/2) malam, Regu 3 Damkar Induk Kabupaten Banyumas menangani evakuasi blok mesin motor yang tersangkut di jari seorang warga.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Bobosan RT 09/03, Purwokerto Utara. Laporan masuk dari Diki Firmansyah dan langsung ditindaklanjuti petugas pada pukul 19.40 WIB.

Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Banyumas, Andaru Budilaksono, mengatakan pihaknya segera menerjunkan Regu 3 ke lokasi. Penanganan dilakukan hati-hati agar tidak menimbulkan cedera serius pada korban.

"Petugas menggunakan mesin gerinda, semprotan air, dan tang untuk membantu proses pelepasan. Penanganan harus dilakukan perlahan agar tidak menimbulkan luka serius pada korban," jelas Andaru.

BACA JUGA:Panik Anak Tertidur dengan Pintu Rumah Terkunci dari Dalam, Langsung Lapor Damkar Kroya Cilacap

Blok mesin berbahan logam tebal membuat proses evakuasi membutuhkan ketelitian ekstra. Pendinginan dengan semprotan air dilakukan untuk mengurangi panas akibat gesekan saat pemotongan menggunakan gerinda.

Dalam waktu sekitar 20 menit, tepatnya pukul 20.00 WIB, blok mesin berhasil dilepaskan dari jari korban. Proses penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Peristiwa ini menunjukkan peran Damkar Banyumas tidak hanya memadamkan api tetapi juga melakukan operasi penyelamatan nonkebakaran. Kecepatan dan ketenangan menjadi kunci dalam setiap penanganan darurat.

"Alhamdulillah evakuasi berjalan aman dan terkendali," tambah Andaru.

BACA JUGA:Lima Pos Damkar Dikerahkan, Api di Rita Pasaraya Cilacap Baru Padam Dini Hari

Setelah penanganan selesai, Regu 3 Damkar Induk kembali siaga untuk merespons berbagai potensi kejadian darurat lainnya di wilayah Kabupaten Banyumas. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait