14 PNS di Pemkab Cilacap Dilantik Sebagai Administrator, Pengawas, dan Fungsional
Bupati Cilacap tandatangani berita acara pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sebanyak 14 Pegawai Negeri Sipil dilantik dan diangkat sebagai administrator, pengawas, dan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jumat (13/2/2026).
Beberapa pejabat yang diangkat di antaranya Agus Supriadi sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil pada Disdukcapil, Arip Darmawan sebagai Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Karangpucung;
Pungky Adi Kurniawan sebagai Kasubbag Tata Usaha UPTD Pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Majenang, Kusmiasri sebagai Kasubbag Tata Usaha UPTD Pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Cilacap Kota.
Selanjutnya Rio Darmawan Indriyatmoko sebagai Perencana Ahli Muda pada Sekretariat DPUPR, Danar Asmoro sebagai Polisi Pamong Praja Ahli Pertama pada Seksi Operasi dan Pengendalian Satpol PP, Aditya Danang Pamungkas sebagai Perencana Ahli Pertama pada Subbagian Keuangan dan Aset Dishub.
BACA JUGA:Isi Kekosongan Jabatan, Tujuh Penjabat Kepala Desa di Cilacap Dilantik
Pada jabatan fungsional, Rufaida Putri Rahayu dan Sabrina Amaliya diangkat sebagai Analis Ketahanan Pangan Ahli Pertama pada Dishanpan, Nur Andienna Laras Putri sebagai Arsiparis Terampil pada Dinas Arpus, Muhammad Jovan Hafiyyan sebagai Arsiparis Terampil pada DPUPR.
Sementara di sektor kesehatan, Yayah Lesmana diangkat sebagai Bidan Terampil dan Asrul Sani sebagai Perawat Terampil pada RSUD Majenang. Pamungkas Sigit Widodo juga diangkat sebagai Polisi Pamong Praja Ahli Muda pada Satpol PP.
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik, untuk benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Keluhan masyarakat selama ini banyak berkaitan dengan layanan dokumen kependudukan, kesehatan, serta layanan publik lainnya," katanya.
BACA JUGA:Awal Tahun, Bupati Cilacap Lantik Kepala BAPPEDA
Selain itu Bupati menegaskan, pejabat harus mampu menjadi pamong yang dekat dengan masyarakat.
"Hilangkan paradigma lama bahwa pejabat itu sosok yang elit. Pejabat harus hadir, melihat langsung, mendekat, dan menjadi bagian dari masyarakat," tegasnya.
Terkait masih adanya kekosongan jabatan di sejumlah perangkat daerah, Bupati menyampaikan bahwa pengisian akan dilakukan setelah bulan Maret.
"Untuk kekosongan jabatan yang lain mungkin tinggal beberapa saja, dan akan kita selesaikan setelah bulan Maret. Untuk pejabat yang dilantik saat ini, merupakan usulan lama yang baru bisa direalisasikan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

