Banner v.2

TMMD Buka Jalan Pagentan–Watumalang, Akses Dua Kabupaten Makin Dekat

TMMD Buka Jalan Pagentan–Watumalang, Akses Dua Kabupaten Makin Dekat

Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali saat membuka TMMD Sengkuyung Tahap I di Pagentan.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pembangunan jalan penghubung dari Desa Pagentan, Banjarnegara, menuju Desa Tritis, Kecamatan Watumalang, Wonosobo, membuka harapan baru bagi warga di wilayah perbatasan dua kabupaten.

Jalan yang dibangun melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I ini, diharapkan mempermudah mobilitas warga sekaligus mendorong perputaran ekonomi desa.

Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, meninjau langsung kegiatan TMMD Sengkuyung tersebut, Selasa (10/2/2026). Dia menyebut, proyek ini bukan sekadar membuka akses fisik, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah yang selama ini terisolasi.

“Jalan ini bukan hanya tembus desa, tapi juga tembus antar kabupaten. Akses dari Pagentan ke Watumalang Wonosobo jadi lebih dekat dan mudah,” kata Wakhid.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Pembangunan, TMMD Reguler ke-127 Hadirkan Kaki Palsu untuk Masa Depan Warga

Menurutnya, Desa Pagentan dipilih sebagai lokasi TMMD Sengkuyung karena dinilai strategis dan membutuhkan dukungan percepatan pembangunan infrastruktur.

Program ini sekaligus menjadi bentuk bantuan keuangan khusus kepada pemerintah desa melalui kegiatan terpadu lintas sektor.

Wakhid menekankan, kekuatan utama TMMD terletak pada semangat kebersamaan dan gotong royong yang dibangun selama pelaksanaan program. Dia menilai, kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi modal penting dalam mengatasi berbagai persoalan pembangunan di desa.

“Inilah cara kita merawat kebersamaan. Sinergi dan gotong royong seperti ini menjadi kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali potensi, sekaligus menyelesaikan persoalan masyarakat,” katanya.

BACA JUGA:TMMD Fokus Akses di Desa Tunjungmuli Purbalingga, Bakal Bangun 600 Meter Jalan ke Wilayah Terisolasi

TMMD Sengkuyung bukan hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar pemberdayaan masyarakat dan penguatan tata kelola pemerintahan desa.

“Hakikat TMMD adalah optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” tegas Wakhid.

Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I secara resmi ditandai dengan penandatanganan program kegiatan oleh Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali bersama Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Nodelismen Hulu, sebagai simbol dimulainya pembangunan jalan penghubung antarwilayah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: