BIJ Dorong Ekspansi Paving Blok Plastik di Banyumas, Targetkan Lintas Instansi dan Developer
PT BIJ dorong ekspansi paving blok plastik ke lintas instansi dan developer perumahan. Produk ramah lingkungan ini diklaim kuat hingga 7 ton.-BIJ UNTUK RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – PT Banyumas Investama Jaya (BIJ) bersiap memperluas pemanfaatan paving blok plastik di Kabupaten Banyumas dengan menyasar lintas instansi. Langkah ini ditempuh agar produk berbahan limbah plastik tersebut semakin banyak digunakan dalam berbagai proyek pembangunan.
Direktur PT BIJ Bayu Nugroho mengatakan, hingga saat ini paving blok plastik baru terpasang di ujung selatan Jalan Bung Karno, kawasan Menara Teratai. Pemanfaatannya masih sangat bergantung pada kebijakan Pemerintah Daerah.
“Sementara yang sudah pakai paving blok plastik di ujung Selatan Jalan Bung Karno, kawasan Menara Teratai. Paving blok plastik sementara kita mengandalkan kebijakan Pemda,” katanya.
Bayu mengungkapkan, pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan Bank BTN untuk mendorong penggunaan paving blok plastik oleh para developer perumahan. Harapannya, material ramah lingkungan tersebut bisa menjadi pilihan utama dalam pembangunan kawasan hunian.
BACA JUGA:DPU Fokus Penggunaan Paving Blok Plastik Untuk Trotoar
“Harapan kita ke depan developer perumahan bisa menggunakan paving blok plastik. Akan kita tawarkan ke sekolah-sekolah, kantor pemerintahan, dan developer perumahan,” ujarnya.
Menurut Bayu, paving blok plastik memiliki keunggulan dari sisi kekuatan dan ketahanan dibandingkan paving konvensional. Selain itu, produk ini juga berkontribusi dalam pengurangan limbah plastik.
“Kekuatan aman bisa tahan berat sampai 7 ton aman. Kekuatan sudah teruji, tahan lama pasti,” jelasnya.
Untuk kapasitas produksi, PT BIJ menargetkan mampu memproduksi sekitar 400 hingga 500 paving blok plastik. Harga jualnya dipatok Rp 2.300 per buah.
BACA JUGA:Trotoar Jalan Bung Karno Bakal Dipasangi 60 Ribu Paving Blok Plastik
“Dari luar daerah yang sudah beli paving plastik kita ada Bandung 2.000 paving, Banjar Patroman 1.000,” ungkap Bayu.
Ia menambahkan, BIJ juga akan mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas agar membuat regulasi yang mendukung penggunaan paving blok plastik dalam proyek infrastruktur. Regulasi tersebut dinilai penting untuk memperluas pemanfaatan produk ramah lingkungan secara berkelanjutan.
“Akan kita sampaikan kepada bupati agar membuat peraturan,” pungkasnya. (res)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

