Banner v.2

PAD Cilacap Ditarget Sebesar Rp 1,08 Triliun Pada Tahun 2026

PAD Cilacap Ditarget Sebesar Rp 1,08 Triliun Pada Tahun 2026

Pelayanan loket pembayaran PBB pada kantor Bapenda Kabupaten Cilacap.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.IDPemerintah Kabupaten Cilacap menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,08 triliun pada tahun 2026. Target tersebut dipasang untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah, di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cilacap, Luhur Satrio Muchsin mengatakan, target PAD 2026 disusun berdasarkan evaluasi capaian pendapatan pada tahun-tahun sebelumnya yang menunjukkan tren positif.

"Target PAD 2026 kami tetapkan sebesar Rp 1,08 triliun. Ini melihat realisasi PAD tahun sebelumnya yang terus meningkat," kata Luhur, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun 2024 realisasi PAD Kabupaten Cilacap mencapai Rp 884,4 miliar atau 105,67 persen dari target. Sementara pada 2025, target PAD dipatok sebesar Rp1,04 triliun.

BACA JUGA:Realisasi PAD Kabupaten Cilacap Tahun 2025 Melampaui Target

Menurut Luhur, untuk mengejar target PAD 2026, Bapenda menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya optimalisasi pajak daerah, digitalisasi sistem pembayaran pajak, serta pemasangan alat perekam transaksi pada wajib pajak.

Selain itu, Bapenda juga melibatkan pemerintah desa dalam pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta melakukan pendataan terhadap objek pajak baru.

"Langkah-langkah ini kami lakukan agar potensi PAD bisa tergarap lebih optimal untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah secara berkelanjutan," pungkas Luhur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: