Zulhas: KDMP Akan Terintegrasi dengan SPPG, Pasokan MBG Disiapkan dari Desa
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau pembangunan KDMP Kalimanah Wetan yang akan terintegrasi dengan SPPG sebagai penopang pasokan program Makanan Bergizi Gratis.-Prokompim Setda Purbalingga untuk Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan terintegrasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penopang utama program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Integrasi tersebut disiapkan untuk memastikan pasokan pangan MBG bersumber langsung dari desa.
Zulkifli menyampaikan hal itu saat meninjau pembangunan KDMP Desa Kalimanah Wetan, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jumat (23/1/2026). Ia mengapresiasi kecepatan pembangunan koperasi yang dinilainya melampaui ekspektasi.
“Di luar perkiraan saya, progresnya sangat cepat. Saya memberikan penghargaan yang tinggi kepada TNI dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Menurutnya, KDMP dirancang sebagai pusat layanan terpadu desa yang menampung sekaligus menyalurkan hasil ekonomi rakyat. Peran tersebut akan diperkuat melalui integrasi dengan SPPG dalam pemenuhan kebutuhan pangan MBG.
BACA JUGA:Jumlah Dapur SPPG di Kabupaten Purbalingga Capai 83 Unit
Zulkifli mengungkapkan, program MBG saat ini telah menjangkau hampir 60 juta penerima manfaat. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 82,9 juta penerima manfaat sebelum Desember 2026.
“Kebutuhan pangan seperti telur, ayam, buah, dan sayur untuk SPPG akan dipenuhi melalui KDMP lewat kerja sama dengan pelaku usaha desa,” ungkapnya.
Selain mendukung SPPG, KDMP juga akan dikembangkan sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok dan sarana produksi masyarakat. Layanan yang direncanakan mencakup toko sembako, agen gas elpiji, agen pupuk, hingga fasilitas klinik.
Untuk menjaga kualitas produk dan memperkuat rantai pasok, KDMP juga akan dilengkapi cold storage dan satu unit truk. Zulkifli menegaskan dirinya ditugasi Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan KDMP di seluruh daerah berjalan optimal.
BACA JUGA:51 SPPG di Purbalingga Sudah Kantongi SLHS
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menilai integrasi KDMP dengan SPPG menjadi bukti kolaborasi lintas sektor mampu mempercepat manfaat pembangunan desa. Menurutnya, koperasi ini berpotensi memperluas lapangan kerja dan memperkuat daya beli masyarakat.
“Kami mengapresiasi dukungan TNI, baik dari Kodam, Korem, maupun Kodim, sehingga program ini bisa berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Dandim 0702/Purbalingga Letkol Untung Iswahyudi menyampaikan, keterlibatan TNI bertujuan memastikan pembangunan berjalan cepat dan berdampak sosial. Dari target 144 titik koperasi, saat ini telah terbangun 111 titik di Purbalingga.
Ia menambahkan, seluruh proses pembangunan melibatkan 100 persen masyarakat lokal, baik tenaga kerja maupun material. KDMP ditargetkan mulai beroperasi pada Maret 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
