Banner v.2

SPPG Pengadegan Karangjoho Tingkatkan Standar Keamanan Dapur, Gandeng Damkar Purbalingga

SPPG Pengadegan Karangjoho Tingkatkan Standar Keamanan Dapur, Gandeng Damkar Purbalingga

SPPG Pengadegan Karangjoho dan SPPG Pengadegan Pengadegan menggandeng Damkar Purbalingga tingkatkan kemampuan relawan dan staf terhadap mitigasi kebakaran.-Dok. SPPG Pengadegan Karangjoho-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Komitmen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purbalingga Pengadegan Karangjoho dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) patut diacungi jempol. Memanfaatkan masa libur operasional awal tahun, unit di bawah naungan Yayasan Cahaya Putra Cendekia ini justru bergerak proaktif meningkatkan kompetensi keselamatan kerja.

SPPG menggandeng Pemadam Kebakaran (Damkar) Purbalingga dan unit Damkar Rembang untuk menggelar pelatihan mitigasi bencana kebakaran, pada Minggu (4/1/2026). Langkah strategis ini diambil guna memastikan keamanan dan kelancaran operasional dapur kembali melayani ribuan penerima manfaat sejak 8 Januari 2026.

Kepala SPPG Purbalingga Pengadegan Karangjoho, Rendi Revaldi Zars menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan profesionalisme lembaganya.

"Kami berinisiatif mengisi kekosongan libur dengan hal produktif. Pelatihan ini untuk memastikan antisipasi risiko kebakaran tertangani dengan baik, sekaligus membekali relawan pengetahuan teknis yang mumpuni," ujar Rendi.

BACA JUGA:Jumlah Dapur SPPG di Kabupaten Purbalingga Capai 83 Unit

Sebanyak 94 relawan dan 6 staf dari dua dapur (Karangjoho dan Pengadegan) digembleng oleh enam personel Damkar. Rendi memastikan, dapur SPPG yang dikelolanya tidak hanya fokus pada rasa, tetapi juga standar keamanan (safety) yang ketat.

"Instalasi gas kami sudah dilengkapi pendeteksi kebocoran dan APAR di dapur sudah berstandar SNI. Dengan pelatihan ini, seluruh personel kini semakin sigap dan memahami praktik langsung penanganan situasi darurat," imbuhnya.

Siap Layani 3.417 Penerima dengan SDM Handal

Sebagai salah satu pelopor yang telah beroperasi sejak 7 Juli 2025 (dapur ke-5 di Purbalingga), SPPG Pengadegan Karangjoho membuktikan kematangannya. Meski melayani sasaran yang gemuk mencapai 3.417 penerima termasuk penambahan guru dan staf TU sesuai juknis Badan Gizi Nasional (BGN) pelayanan tetap berjalan prima.

Cakupan layanan meliputi ibu hamil, menyusui, balita, hingga pelajar di SMPN 1 Pengadegan, SMPN 2 Pengadegan, dan SMK YPLP 2 Purbalingga. Rendi menyebut, tingginya "jam terbang" personel menjadi kunci keberhasilan layanan meski dengan volume produksi yang besar.

BACA JUGA:51 SPPG di Purbalingga Sudah Kantongi SLHS

"Alhamdulillah semua tertangani dengan baik. Karena SPPG kami tergolong paling awal beroperasi, SDM khususnya juru masak sudah sangat handal dan teruji di lapangan," ungkap Rendi optimistis.

Tak hanya itu, jaminan higienitas juga menjadi prioritas utama. Sebelum beroperasi, seluruh penjamah makanan telah lulus pelatihan SOP dapur dan kebersihan dari Dinas Kesehatan serta HAKLI, hingga mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

"Relawan sudah sangat paham batasan SOP di dapur demi menjaga kualitas makanan. Target ke depan, kami akan terus upgrade layanan menuju sertifikasi Halal dan ISO," tutupnya. (bns)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: