Razia Mendadak, Petugas Sita Potongan Besi dan Botol Kaca di Lapas Nirbaya Nusakambangan Cilacap
Petugas gabungan saat melakukan pemeriksaan blok hunian Lapas Nirbaya Nusakambangan.-Lapas Nirbaya untuk Radarmas-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Petugas Lapas Nirbaya bersama Polsek Nusakambangan menemukan sejumlah benda terlarang yang berpotensi membahayakan keamanan, saat menggelar razia mendadak di blok hunian warga binaan.
Razia menyasar Blok Cendrawasih, khususnya kamar 9 dan 10. Petugas gabungan melakukan pemeriksaan fisik terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP), kemudian dilanjutkan dengan penggeledahan menyeluruh di kamar hunian.
Meski berada di area pengamanan ketat, petugas masih menemukan barang-barang terlarang.
Dari hasil penggeledahan, diamankan lima potongan besi, empat buah paku, dua botol kaca, serta satu buah gelas. Seluruh barang bukti langsung disita dan diamankan untuk dimusnahkan.
BACA JUGA:Lapas Nirbaya Nusakambangan Terima Lima Warga Binaan dari Lapas Purwokerto
Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya, Helmi Najih mengatakan, razia tersebut merupakan langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
"Penggeledahan ini kami lakukan secara rutin sebagai upaya deteksi dini agar lingkungan Lapas Nirbaya tetap aman, tertib, dan kondusif," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).
Ia menegaskan, barang-barang seperti potongan besi dan botol kaca rawan disalahgunakan menjadi senjata tajam rakitan yang dapat memicu konflik antarwarga binaan.
Helmi juga menekankan pentingnya sinergi dengan kepolisian dalam memperkuat pengamanan lapas.
BACA JUGA:Lapas Nirbaya dan Polsek Nusakambangan Sapu Bersih Barang Terlarang dari Kamar Warga Binaan
"Pelibatan Polsek Nusakambangan menjadi bagian penting untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas," lanjutnya.
Razia tersebut melibatkan jajaran pimpinan lapas, mulai dari Kepala KPLP, Kepala Seksi Administrasi Kamtib, hingga Kapolsek Nusakambangan beserta anggota.
"Pihak lapas memastikan kegiatan berlangsung lancar dan berkomitmen meningkatkan intensitas pengawasan guna menutup celah penyelundupan barang terlarang," pungkas Helmi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

