Banner v.2

Masyarakat Diminta Tenang, Kabupaten Cilacap Nol Kasus Super Flu

Masyarakat Diminta Tenang, Kabupaten Cilacap Nol Kasus Super Flu

Kepala Dinkes Cilacap Hasanuddin.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kasus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai super flu belum ditemukan di Kabupaten Cilacap. Namun, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Cilacap tetap melakukan langkah antisipasi.

Kepala Dinkes KB Cilacap, Hasanuddin mengatakan, hingga saat ini tidak ada laporan kasus super flu di wilayahnya. Namun demikian, pihaknya tetap menginstruksikan seluruh fasilitas layanan kesehatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

"Untuk Cilacap belum ditemukan kasus. Tetapi kami tetap waspada dan melakukan koordinasi lintas sektor agar jika ada gejala serupa bisa segera terdeteksi," ujar Hasanuddin, Sabtu (17/1/2026).

Menurutnya, temuan dua kasus super flu di Bali menjadi pengingat pentingnya sistem kewaspadaan dini, meskipun virus tersebut tergolong influenza dengan tingkat fatalitas yang sangat rendah.

BACA JUGA:Program CKG di Cilacap Jangkau 788 Ribu Warga, Dinkes Akan Terus Perluas Layanan

"Ini influenza biasa, tingkat fatalitasnya sangat rendah dan tidak berbahaya. Namun, tetap perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan kepanikan maupun penyebaran yang tidak terpantau," jelasnya.

Selain itu Dinkes KB Cilacap telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinkes kabupaten/kota se-Jateng, serta seluruh rumah sakit dan puskesmas di wilayah Cilacap untuk mewaspadai kemungkinan munculnya kasus dengan gejala mirip H3N2.

Selain kesiapan tenaga kesehatan, Hasanuddin menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan. Ia mengimbau warga untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai benteng utama.

"Biasakan cuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, dan jaga kebersihan lingkungan. Itu kunci utama," katanya.

BACA JUGA:Waspadai Penyakit Pascabanjir, Dinkes Cilacap Imbau Warga Perhatikan Genangan Air

Hasanuddin juga memastikan bahwa apabila ditemukan kasus di kemudian hari, fasilitas kesehatan di Cilacap siap melakukan penanganan sesuai prosedur medis yang berlaku.

"Kami minta masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan percaya bahwa sistem kesehatan di Cilacap siap," pungkasnya. (jul) 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: