Banner v.2

Purbasari Pancuran Mas dan Unsoed Gandeng Kerjasama Laboratorium Lapang dan Penelitian

Purbasari Pancuran Mas dan Unsoed Gandeng Kerjasama Laboratorium Lapang dan Penelitian

Direktur Purbasari Pancuran Mas dan Rektor Unsoed menandatangani nota kesepahaman kerjasama Laboratorium Lapang dan Penelitian disaksikan Founder Purbasari dan jajaran Manajemen Unsoed.-Budi Cahyo Utomo/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuran Mas dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto resmi menjalin kerjasama, Selasa (13/1). Melalui kerjasama itu, TWP Purbasari Pancuran Mas menjadi laboratorium lapang dan tempat penelitian bagi Universitas Jenderal Soedirman. 

Penandatanganan nota kesepahaman  dilakukan oleh Direktur TWP Purbasari Pancuran Mas, H Junjung SE dan Rektor Unsoed, Prof Dr Ir Akhmad Sodiq MSc Agr IPU ASEAN Eng, disaksikan para dekan, wakil dekan, kepala lembaga di lingkungan Unsoed Purwokerto. Hadir juga founder Purbasari Pancuran Mas, H Sarimun Budi Purwanto beserta isteri.

Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq menyampaikan, melalui kerjasama itu diharapkan terjadi kolaborasi antara Unsoed sebagai tempat belajar, penelitian dan pengabdian masyarakat dan TWP Purbasari Pancuran Mas sebagai tempat wisata, edukasi dan konservasi satwa.

"Harapannya, melalui kerjasama ini bisa saling memajukan. Purbasari mendapatkan dukungan keilmuan dari Unsoed, Unsoed juga bisa belajar industri pariwisata," tutur Akhmad Sodiq.

BACA JUGA:Wisata Edukasi dan Spot Foto Estetik di Aquarium Kansae Purbasari Pancuran Mas

Rektor Unsoed menambahkan, dengan 105 program studi yang ada, sangat memungkinkan dilakukan kerjasama dalam bentuk magang, kerja bersama, penelitian, pengabdian masyarakat dan kegiatan pembelajaran yang dilakukan bersama-sama.

Akhmad Sodiq menilai, sebagai tempat wisata, Purbasari cukup luar biasa karena bisa menyediakan wahana edukasi bagi masyarakat. Sejumlah koleksi ikan misalnya, meruoakannikan dari manca negara. "Masyarakat khususnya anak-anak SD dan TK tidak perlu ke Sungai Amazone untuk melihat ikan Arapaima Gigas. Cukup datang ke Purbasari untuk bisa melihat langsung," tambahnya.

Direktur Purbasari Pancuran Mas, H Junjung SE mengatakan, Purbasari sejak awal mengusung konsep sebagai wisata edukasi. Menurutnya, wisata edukasi tidak cukup tanpa adanya penelitian dan sebagainya. "Melalui kerjasama dengan Unsoed, mudah-mudahan kami bisa mengembangkan diri tentang penelitian, konservasi, ekosistem dan lainnya. Purbasari bisa bertukar pikiran dengan para pakar dari Unsoed," tuturnya.

Usai penandatanganan nota kesepahaman, H Junjung SE juga memberikan cinderamata berupa dua pasang Rusa Timor generasi F2 hasil penangkaran Purbasari kepada Unsoed.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: