Harga Komoditas Cabai di Purbalingga Kembali Turun
Penjual komoditas cabai di Pasar Segamas Purbalingga.-Dok Aditya/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Harga komoditas cabai di Kabupaten Purbalingga kompak mengalami penurunan, pada pekan kedua bulan Januari 2026 ini.
Hal itu diketahui dari laporan perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di tiga pasar rakyat Kabupaten Purbalingga, Senin, 12 Januari 2026.
"Harga semua komoditas cabai di pasar tradisional mengalami penurunan," kata Kepala Bidang Perdangan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DindagkopUKM) Kabupaten Purbalingga Wasis Pambudi, kepada Radarmas, Senin, 12 Januari 2026.
Dia menjelaskan, komoditas cabai merah besar biasa atau teropong mengalami penurunan tertinggi, yakni 32 persen.
Pekan lalu, komoditas ini masih dijual degan harga Rp 25 ribu per kilogram. Namun, pada awal pekan ini turun Rp 8 ribu per kilogram menjadi Rp 17 ribu per kilogram.
Harga cabai merah besar keriting turun 15,52 persen atau Rp 4.500 per kilogram. Yakni, dari harga Rp 29 ribu per kilogram menjadi Rp 24.500 per kilogram.
Harga cabai rawit merah turun tipis 1,41 persen atau Rp 500 per kilogran. Dari harga semula Rp 35.500 per kilogram menjadi Rp 35 ribu per kilogram.
Harga cabai rawit hijau juga turun 5,88 persen dari Rp 42.500 per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Atau terjadi penurunan harga Rp 2.500 per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada komoditas daging ayam ras atau broiler. Yakni, turun harga dari Rp 38 ribu per kilogram menjadi Rp 36.500 per kilogram.
Komoditas bawang merah turun harga dari Rp 37.500 per kilogram menjadi Rp 37 ribu per kilogram. Telur ayam ras juga turun harga dari Rp 29 ribu per kilogram menjadi Rp 28.500 per kilogram.
Wasis memastikan meski terjadi fluktuasi harga sejumlah komoditas sembako tersebut, stok di pasaran masih terjaga. Tidak ada kekurangan pasokan di pasar. (tya)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

