Perkuat Pengawasan Internal, Rutan Banjarnegara Tes Urine Pegawai Rutan dan WB
Warga Binaan Rutan Banjarnegara Kelas II B menjalani tes urine untuk memamstikan tidak adanya narkoba yang masuk Rutan Banjarnegara.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-
BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Rutan Kelas IIB Banjarnegara menggelar tes urine terhadap 61 pegawai dan 33 warga binaan (WB) kasus narkotika, di Klinik Pratama Rubara, Mingu (11/1). Langkah ini ditempuh untuk memastikan lingkungan rutan tetap steril dari penyalahgunaan narkoba, sekaligus memperkuat pengawasan internal.
Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan zat terlarang.
Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono menegaskan, tes urine ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya serius menjaga integritas lembaga pemasyarakatan. Menurutnya, petugas harus menjadi contoh sebelum menuntut warga binaan untuk patuh terhadap aturan.
“Integritas petugas itu mutlak. Tidak mungkin kami bicara pembinaan kalau petugasnya sendiri tidak bersih. Karena itu, tes seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala,” kata Dodik.
BACA JUGA:10 Warga Binaan Rutan Banyumas Jalani Tes Urine, Hasilnya Nihil Temuan
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, yang mendorong peningkatan pengawasan dan kualitas pembinaan di rutan dan lapas.
Langkah ini juga sejalan dengan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Dodik menambahkan, pengawasan tidak berhenti pada tes urine. Ke depan, pihaknya akan terus memperketat kontrol internal dan memperkuat kerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan tidak ada celah penyalahgunaan narkoba di dalam rutan.
“Hasil negatif ini tentu patut disyukuri, tapi bukan berarti kami lengah. Justru ini menjadi pengingat bahwa pengawasan harus konsisten agar kepercayaan publik terhadap lembaga pemasyarakatan tetap terjaga,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
