Batik Ecoprint Karya Warga Binaan Lapas Cilacap Diminati Pasar
WBP Lapas Cilacap tunjukkan batik Ecoprint sebagai salah satu program pemberdayaan.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Produk batik ecoprint karya warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilacap langsung mendapat respons positif dari pasar meski baru diluncurkan.
Kain hingga pakaian jadi berbahan ramah lingkungan tersebut dilaporkan kebanjiran pesanan dari berbagai kalangan.
Kepala Lapas Cilacap, Efendi Johan mengatakan, antusiasme pembeli menjadi bukti bahwa pembinaan keterampilan yang diberikan mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi dan berdaya saing. Program ini dirancang untuk membekali warga binaan dengan kemampuan produktif.
"Kegiatan ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi, sehingga dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat," ujar Efendi Johan, Jumat (9/1/2026).
BACA JUGA:WBP Cilacap Olah Bahan Alam Jadi Produk Batik Ecoprint Bernilai Ekonomi
Batik ecoprint tersebut merupakan hasil program pembinaan keterampilan yang menitikberatkan pada kreativitas, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan. Berbeda dengan batik konvensional, teknik ecoprint memanfaatkan bahan alami seperti dedaunan, bunga, akar, hingga ranting sebagai motif utama.
"Setiap lembar kain menghasilkan corak yang berbeda dan tidak dapat diseragamkan. Keunikan motif alami inilah yang menjadi ciri khas batik ecoprint karya warga binaan Lapas Cilacap," lanjutnya.
Kain ecoprint kemudian diolah menjadi pakaian batik dengan nilai estetika tinggi. Perpaduan desain alami dan konsep ramah lingkungan membuat produk ini cepat menarik minat konsumen, bahkan pesanan datang dari luar daerah.
"Warga binaan mendapatkan pendampingan intensif dari petugas dan instruktur. Pendampingan dilakukan mulai dari pemilihan bahan alami, penataan motif di atas kain, hingga teknik pewarnaan ecoprint yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran," tandas Effendi.
BACA JUGA:Disdukcapil Intensifkan Perekaman E-KTP Warga Binaan Lapas Nusakambangan
Melalui program ini, Lapas Cilacap berharap warga binaan memiliki keterampilan dan kepercayaan diri untuk mandiri setelah bebas.
"Hal itu sekaligus membuktikan bahwa pembinaan di dalam lapas mampu melahirkan produk kreatif bernilai jual," pungkasnya. (jul)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

