Desa Dagan Sukses Budidayakan Ikan Nila dengan Sistem Bioflok
Panen raya perdana ikan nila sistem bioflok BUMDes Banyumili Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari.-Aditya/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Inovasi ketahanan pangan desa mulai menunjukkan hasil nyata di Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Banyumili, desa ini berhasil melakukan panen raya perdana ikan nila yang dibudidayakan menggunakan sistem bioflok.
Panen perdana tersebut dilaksanakan pada Kamis (8/1/2026), dan dihadiri langsung Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani. Keberhasilan ini menjadi penanda bahwa pengelolaan potensi desa melalui sektor perikanan mampu memberikan nilai ekonomi riil bagi masyarakat.
Direktur BUMDes Banyumili, Yuni Prihatno, menjelaskan bahwa program budidaya ikan nila sistem bioflok merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp 198 juta. Hingga saat ini, BUMDes Banyumili mengelola 12 kolam bioflok.
“Panen ikan dengan sistem bioflok dilakukan setiap tiga bulan sekali, dimulai dari penebaran benih dengan ukuran yang bervariasi hingga masa panen,” kata Yuni, Jumat (9/1/2026).
BACA JUGA:Momen Pergantian Tahun Baru, Penjualan Ikan di TPI Purbalingga Meningkat
Ia menyebutkan, hasil panen ikan nila tidak sama di setiap kolam. Pada panen perdana ini, satu kolam bioflok mampu menghasilkan sekitar 162 kilogram ikan nila. Hasil tersebut dinilai cukup menjanjikan dan memberi dampak ekonomi langsung bagi desa.
Dukungan terhadap pengembangan budidaya ikan nila sistem bioflok juga datang dari pemerintah kecamatan. Camat Bobotsari, Aris Mulyanto, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program inovasi desa, khususnya yang berkaitan dengan penguatan ekonomi dan ketahanan pangan.
“Kami siap mendukung program inovasi desa dan membimbing pemerintah desa dalam memotivasi masyarakat. Termasuk memaksimalkan APBDes untuk mendorong ekonomi aktif desa, khususnya di bidang ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
Menurut Aris, sistem bioflok merupakan inovasi yang relevan dan strategis untuk mempercepat perputaran ekonomi desa. Selain itu, budidaya ikan nila dinilai bisa menjadi alternatif sumber penghasilan masyarakat, tidak hanya bergantung pada sektor pertanian.
BACA JUGA:Program MBG Dongkrak Usaha Budidaya Lele
Keberhasilan BUMDes Banyumili Desa Dagan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi BUMDes lain di Kabupaten Purbalingga yang memiliki potensi dan karakteristik serupa. Pemerintah kecamatan juga berharap program ini berkelanjutan dan tidak berhenti pada panen perdana, melainkan terus berkembang dengan hasil yang semakin meningkat pada panen berikutnya. (tya)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

