Pelajar Tenggelam di Sungai Gentan Bonorowo
Polisi dan tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Gentan.--
KEBUMEN - Naas dialami MA (18), remaja yang berstatus pelajar warga Desa Ngabehan Kecamatan Mirit. Ia ditemukan meninggal usai tenggelam di Sungai Gentan, wilayah Dukuh Bantengrejo, Desa/ Kecamatan Bonorowo.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian berawal saat korban mandi di sungai bersama sejumlah temannya pada Jumat (2/1), akhir pekan lalu.
Mereka menggunakan potongan batang pohon pisang sebagai alat pegangan untuk berenang. Naas, pegangan korban pada pohon pisang terlepas. Korban yang diduga tidak bisa berenang itupun tenggelam.
"Saat pegangan terlepas, korban tenggelam dan terbawa arus sungai yang kedalamannya sekitar dua meter," kata Kompol Faris, kemarin (4/1).
BACA JUGA:Warga dan Perangkat Desa Tirtomoyo Kebumen Swadaya Lahan KDMP
BACA JUGA:Pedagang Pasar Gombong Minta Retribusi Dikaji Ulang
Korban sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan hari itu juga sekitar pukul 19.10 WIB di bawah jembatan Desa Rowosari, tidak jauh dari lokasi awal.
Warga bersama petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Prembun. Namun, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Wakapolres Kebumen menyampaikan kepada masyarakat agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sungai atau lokasi berisiko lainnya. "Kami mengimbau orang tua untuk selalu mengawasi aktivitas anak-anak demi mencegah kejadian serupa," ujarnya. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
