Server Maintenance Bikin Antrean KIR, Uji Kendaraan di Karangnanas Sempat Tersendat
Antrian mobil barang dan angkutan orang menumpuk di parkiran Gedung Pengujian Kendaraan Karangnanas, Senin (5/1) karena server maintenance yang berpengaruh pada operasional SIM PKB.-YUDHA IMAN/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Layanan pengujian kendaraan barang dan penumpang yang wajib uji KIR maupun kelayakan di Gedung Pengujian Kendaraan Karangnanas, Sokaraja, pada Senin (5/1) siang, sempat tersendat. Kondisi tersebut terjadi akibat adanya server maintenance yang berdampak langsung pada proses pelayanan, sehingga kendaraan yang datang menumpuk dan harus menunggu lebih lama dari biasanya.
Pantauan Radarmas pada Senin (5/1) menunjukkan, tumpukan antrean kendaraan wajib uji KIR memang tidak sampai menjalar ke Jalan Sultan Agung, Karangnanas. Namun demikian, kepadatan kendaraan tetap terlihat hingga mulut Jalan Bina Marga. Sejumlah kendaraan barang dan penumpang tampak berhenti cukup lama sembari menunggu proses uji yang berjalan lebih lambat dari hari-hari normal.
Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas, Arief Nur Hidayat, mengatakan dirinya baru mendapatkan informasi terkait server maintenance milik Pemerintah Kabupaten Banyumas sekitar pukul 10.46 WIB. Setelah mengetahui adanya kendala tersebut, ia langsung berupaya mengendalikan situasi dan kondisi di lapangan sepulangnya dari rapat yang diikuti di Kantor Dinas Perhubungan Tanjung.
“Sopir sudah banyak yang datang. Inspektor sudah curiga ada kendala pada server karena lamanya proses upload foto kendaraan,” katanya.
BACA JUGA:Karcis Parkir Palsu Beredar di Jalan Dr Gumbreg, Dishub Banyumas Turun Tangan Lakukan Pengecekan
Arief menjelaskan, seluruh proses pengujian kendaraan, baik uji KIR maupun uji kelayakan di Gedung Pengujian Kendaraan Karangnanas, terhubung secara daring dengan server kabupaten melalui Sistem Informasi Manajemen Pengujian Kendaraan Bermotor (SIM PKB). Ketergantungan sistem tersebut membuat setiap gangguan pada server kabupaten secara otomatis berdampak pada kelancaran layanan pengujian kendaraan.
Dengan adanya maintenance server kabupaten yang terjadi pada siang hari itu, Senin (5/1), pihaknya terpaksa melakukan penyesuaian kembali terhadap waktu pengujian kendaraan wajib uji KIR. Penyesuaian dilakukan agar pelayanan tetap berjalan meski tidak secepat kondisi normal, sembari menunggu sistem kembali stabil.
“Kelancaran uji kendaraan sangat mengandalkan server kabupaten,” terang dia.
Sementara itu, salah satu kru mobil barang, Putut, mengeluhkan minimnya informasi awal terkait server maintenance yang berlangsung. Menurutnya, pemberitahuan seharusnya bisa disampaikan lebih cepat agar para sopir dapat menyesuaikan jadwal kerja. Ia mengaku sudah mengantre sejak pagi dengan harapan pada siang hari kendaraan bisa segera digunakan kembali untuk beroperasi.
Namun kenyataannya, hingga pukul 11.00 WIB maintenance server belum juga selesai. Kondisi tersebut membuat antrean semakin panjang dan waktu kerja sopir terbuang percuma karena harus menunggu berjam-jam.
BACA JUGA:Target Retribusi Parkir 2026 di Banyumas Naik Rp 7 Miliar
“Antri berjam-jam membuang waktu driver. Harusnya sudah selesai malah lama mengantri,” pungkasnya. (yda)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
