Banner v.2

Distapang Kebumen Dorong Budidaya Umbi Lokal

Distapang Kebumen Dorong Budidaya Umbi Lokal

Seminar ketahanan pangan yang digelar Ikatan Alumni (IKA) IAINU dan IKA PMII di Gedung Pascasarjana IAINU Kebumen, Sabtu (3/1).--

KEBUMEN - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Distapang) Kebumen Teguh Yuliono menegaskan pentingnya budidaya umbi-umbian lokal sebagai salah satu pilar Ketahanan Pangan daerah. Menurutnya, komoditas lokal masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Teguh Yuliono dalam seminar ketahanan pangan yang digelar Ikatan Alumni (IKA) IAINU dan IKA PMII di Gedung Pascasarjana IAINU Kebumen, Sabtu (3/1). Seminar membahas penguatan ketahanan pangan melalui optimalisasi potensi lokal, khususnya umbi-umbian.

Dalam kesempatan itu, Teguh menyebut Kebumen memiliki beragam umbi lokal seperti talas, uwi, ganyong, dan suweg yang berpotensi mendukung ketersediaan pangan. Selain umbi-umbian, kebutuhan sayuran di Kebumen juga masih cukup tinggi.

"Ini menjadi peluang besar bagi petani dimana komoditas pertanian masih banyak diperlukan di Kebumen," tuturnya.

BACA JUGA:Polres Ungkap Tiga Kasus Kriminal Selama Desember

BACA JUGA:Pembangunan KNMP Karangduwur Capai 86 Persen

Teguh juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk ditanami tanaman pangan sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

"Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, diharapkan masyarakat akan tercukupi kebutuhan pangan tanpa harus membeli," jelasnya.

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Anggota DPRD Kebumen Khotimah, Kepala Distapang Kebumen Teguh Yuliono, serta perwakilan IKA PMII Kebumen Ma'ruf Widodo dan Mustolih.

Sementara itu, panitia seminar Eko Wahyudi menekankan pentingnya tindak lanjut dari kegiatan tersebut agar tidak berhenti pada tataran wacana.

"Tadi sudah ada konsep. Kedepan ini akan menjadi gerakan nyata terkait program ketahanan pangan," ucapnya. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: