Pembangunan KNMP Karangduwur Capai 86 Persen
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Desa Karangduwur Kecamatan Ayah telah mencapai lebih dari 86 persen.--
KEBUMEN - Proses pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah Desa Karangduwur Kecamatan Ayah telah mencapai lebih dari 86 persen sejak awal pengerjaan pada akhir September 2025. Adapun anggaran pembangunan Kampung Nelayan itu bersumber dari APBN dengan nilai sebesar Rp 10,1 miliar.
Ketua Kopdes Merah Putih Desa Karangduwur, Miftakhudin menyampaikan pengelolaan kampung nelayan itu sesuai aturan dari pemerintah diturunkan kepada Koperasi Desa Merah Putih. Pihaknya bersyukur karena Kebumen termasuk daerah yang mendapatkan program pusat itu dari 65 titik di Indonesia.
Di dalam kampung nelayan itu nantinya ada kios kuliner, pabrik es, cold storage, kantor pengelola, kios perbekalan dan sarpras pendukung lainnya. Dia menuturkan, ada 650 nelayan di Desa Karangduwur dan perahu ada 350.
"Harapan kami dapat meningkatkan pendapatan, kesejahteraan tentunya kepada nelayan khususnya dan nantinya berimbas ke warga sekitar," katanya, Kamis (1/1).
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Picu Pohon Tumbang di Sejumlah Kecamatan
BACA JUGA:Tebing Longsor Rusak Rumah Warga Donorojo
Di sisi lain lokasi KNMP yang berada di kawasan Pantai Menganti menjadi strategis karena dapat mendukung sektor wisata.
Nelayan sekitar, Heri Setiawan mengatakan, adanya program ini untuk menciptakan kawasan kampung nelayan yang tertata. Menurutnya itu dapat merubah kesan negatif kampung nelayan.
Dia menerangkan, TPI Karangduwur nantinya tetap akan berjalan sebagaimana mestinya. Kemudian dengan adanya KNMP juga bisa menarik minat pengunjung atau masyarakat umum untuk datang.
"Nantinya ada kios kuliner yang akan menyajikan hidangan ikan segar dari laut dan pengunjung bisa membeli ikan segar dari nelayan," ungkapnya.
Menurutnya tujuan utama KNMP dalam rangka membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat sehingga tidak hanya mengandalkan dari hasil melaut saja tetapi juga kuliner serta wisata. (mam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

