KWT Jadi Motor Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Kedungreja
Peninjauan kepada penerima manfaat bedah rumah bagi masyarakat miskin di wilayah Kecamatan Kedungreja.-Sigit Widiyanto untuk Radarmas-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Kecamatan Kedungreja kini tidak hanya bertumpu pada bantuan fisik, tetapi juga pada pemberdayaan perempuan desa.
Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap melalui APBD Perubahan 2025, menyalurkan bantuan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) di empat desa lokus sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi keluarga.
Kepala Dinas Pertanian Cilacap, Sigit Widiyanto menjelaskan, peran KWT menjadi kunci dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan rumah tangga.
"Pemberdayaan perempuan desa sangat penting. Melalui KWT, keluarga bisa mandiri pangan dan memiliki sumber penghasilan tambahan dari pekarangan," ujarnya, Sabtu (22/11).
Dukungan yang diberikan meliputi pelatihan pemanfaatan pekarangan, sosialisasi, serta bantuan sarana produksi seperti polibag, pupuk, benih, dan bibit tanaman.
Program ini menyasar rumah tangga miskin ekstrem di desa-desa lokus agar mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari secara lebih mandiri.
Selain pemberdayaan KWT, Dinas Pertanian bersama Baznas Cilacap juga menyiapkan bantuan benah rumah sebanyak 15 titik yang tersebar di Desa Sidanegara, Bangunreja, dan Bumireja.
Menurut Sigit, program bedah rumah dan pemberdayaan KWT diharapkan mampu memberi dampak jangka panjang.
"Program ini tidak hanya memperbaiki rumah, tapi juga memperbaiki kualitas hidup. Ketika perempuan berdaya, keluarga ikut terangkat," tegasnya. (jul)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
