Banner v.2

Angkat Budaya Banyumasan, Muchtar Nasir Dorong Pemda Rajin Bikin Event Budaya

Angkat Budaya Banyumasan, Muchtar Nasir Dorong Pemda Rajin Bikin Event Budaya

MELEBUR. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banyumas Muchtar Nasir, melebur dengan masyarakat saat Festival Budaya Banyumasan yang dihelat, Sabtu 11 Oktober 2025 di Desa Ketanda-Banjarpanepen Kecamatan Sumpiuh. -JUNI R/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banyumas Muchtar Nasir, punya cara tersendiri dalam 'nguri-nguri' budaya Banyumasan. Lewat Festival Budaya Banyumasan yang dihelat, Sabtu 11 Oktober 2025 di Desa Ketanda-Banjarpanepen Kecamatan Sumpiuh, ia memperkenalkan ragam budaya Banyumasan kepada anak-anak muda agar bisa tetap lestari. 

"Desa itu sebetulnya banyak sekali potensi kebudayaan. Kalau tidak ada yang ngurusin, tidak ada yang ngopen lama-kelamaan akan hilang, saya mencoba untuk memperkenalkan sekaligus nguri-nguri budaya Banyumasan," kata dia. 

Nasir menuturkan, dalam festival budaya itu menampilkan banyak jenis budaya Banyumasan diantaranya ; lengger, begalan, kuda lumping, gubrag lesung, dan arak-arakan budaya. 

"Sebetulnya potensinya ada di desa itu memang banyak sekali budaya yang L tidak tersentuh sama pemerintah, khususnya yang kami tampilkan itu ada lengger kemudian campur sari, ada kuda lumping, kenthongan, kemudian ada kothekan lesung, dan begalan," ujarnya. 

Untuk begalan ia menilai, saat ini masyarakat sudah mulai jarang yang mengenal terutama anak-anak muda. 

"Yang namanya begalan kan kalau tidak diwariskan ke bawahnya kan hilang itu. Kita coba angkat itu," paparnya. 

Melalui kegiatan tersebut ia menuturkan, bukan hanya sebatas untuk nguri-nguri budaya tetapi juga memberikan apresiasi bagi pelaku seni budaya Banyumasan.

"Wujud paling nyata mendukung pelaku seni Banyumasan ya dengan mengadakan festival seperti ini. UMKM juga ikut merasakan manfaatnya dari adanya festival budaya ini," paparnya. 

Untuk itu, ia mendorong agar pemerintah daerah untuk bisa menyelenggarakan event festival budaya yang rutin dan banyak menggandeng seniman Banyumasan. Bahkan, ia mendorong satu bulan ada satu event, lalu ada event skala kabupaten, dan bahkan nasional. (res)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: