Banner v.2

Jejaring Seni Lintas Daerah Diperkuat Lewat Banyumas Aesthetic Soetedja 2025

Jejaring Seni Lintas Daerah Diperkuat Lewat Banyumas Aesthetic Soetedja 2025

Anak-anak bermain sepeda dikomplek Gedung Kesenian Soetedja, Purwokerto. Gedung tersebut menjadi salah satu loaksi pertunjukan dari rangkaian Banyumas Aesthetic Soetedja.-DIMAS PRABOWO/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Banyumas kembali bersiap menjadi ruang pertemuan para pelaku seni modern dan kontemporer. Melalui gelaran Banyumas Aesthetic Soetedja 2025, Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB) tidak hanya menghadirkan pertunjukan hiburan, tetapi juga menjadikan kegiatan ini sebagai ajang pembinaan dan memperluas jejaring seni dengan daerah lain.

Sekretaris Umum DKKB Banyumas, Djarot C. Setyoko, mengatakan Banyumas Aesthetic Soetedja merupakan agenda tahunan yang sejak awal memang diarahkan pada kesenian modern. Gelaran ini berbeda dengan Banyumas Aesthetic Kota Lama yang menonjolkan seni tradisional.

“Kalau di Kota Lama menampilkan seni tradisional, maka di Soetedja ini lebih banyak genre modern, seperti teater, film, maupun seni rupa. Namun tetap harus ada sebagian kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Soetedja,” jelasnya.

Ketua Panitia Banyumas Aesthetic Soetedja 2025, Rokhmat Nur Hidayat, menuturkan terdapat tujuh kegiatan yang disiapkan, mulai dari pertunjukan puisi, festival film, pameran seni rupa, hingga pementasan teater. 

BACA JUGA:Perbaikan Gedung Kesenian Soetedja Purwokerto Tahun Depan Jadi Prioritas

Seluruh rangkaian akan berlangsung dari 30 September hingga 8 November 2025 di beberapa titik strategis di Purwokerto, yakni Gedung Kesenian Soetedja, Hetero Space Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), dan Amikom Purwokerto.

“Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus memperluas jejaring seni dan budaya Banyumas dengan daerah lain. Harapannya, seni di Banyumas terus berkembang seiring dengan semangat kreatif generasi muda,” ujar pria yang akrab dsapa Pawon itu.

Menurutnya, seluruh agenda digelar terbuka dan gratis untuk masyarakat. Dengan melibatkan seniman dari berbagai daerah, panitia berharap pertukaran pengalaman dapat memperkaya perkembangan seni di Banyumas.

“Kehadiran masyarakat juga memberi semangat lebih bagi para seniman yang tampil pada setiap kegiatan,” tambah Rokhmat.

BACA JUGA:Gedung Soetedja Kurang Gedung Teater Tertutup Besar, Ruang Pamer dan Mess Seniman

Rangkaian kegiatan yang dijadwalkan antara lain Pertunjukan Puisi Maximum di UMP pada 30 September, Pesta Sinema Festival Film Banyumas pada 2–3 Oktober, Pentas Teater Kie Bae “Mencari Kepala” di Amikom pada 11 Oktober, Pameran Seni Rupa dan Lomba Mewarnai di Hetero Space pada 22–26 Oktober, Pelatihan Penulisan Puisi pada 27 Oktober, Pentas Teater “Kembang Mangsang Peralihan” di Gedung Soetedja pada 29 Oktober, dan ditutup dengan Teater “Gendhakan” pada 8 November. (dms)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: