Pola Hidup Sehat Cegah Stunting pada Remaja
Siswa menjalani pemeriksaan kesehatan gratis dari Puskesmas Kebumen 1.--
KEBUMEN - Kasus stunting telah menjadi isu nasional, hingga kemudian pemerintah melakukan banyak upaya penanggulangan. Namun demikian, upaya pemerintah itu membutuhkan dukungan berbagai pihak agar kasus stunting dapat ditanggulangi.
Diantara berbagai pihak itu, pelajar tak terkecuali. Itu pula yang menjadi alasan Puskesmas dan Ikatan Istri Dokter Kebumen menggelar sosisalisasi Pencegahan Stunting pada Remaja di MAN 2 Kebumen pada Selasa (16/09/25). Ratusan siswa yang mengikuti kegiatan tersebut pun terlihat antusias.
Di depan para siswa, dr. Delia Anisha Ulfah dari Ikatan Istri Dokter Indonesia cabang Kebumen, menekankan pola hidup sehat bagi remaja. Diantara pola hidup sehat itu, salah satunya pola makan yang baik.
"Kalian sebagai remaja yang nantinya akan memberikan generasi penerus yang sehat, tentunya harus mempersiapkan kesehatan diri dengan makan makanan sehat, empat sehat lima sempurna, karena stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan baru nampak saat anak berusia dua tahun," ujar dr. Delia Anisha.
Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 2 Kebumen, Drs H Akhmad Taukhid MPd menyambut baik kegiatan semacam ini. Menurut Akhmad Taukhid, kegiatan ini sebagai bentuk menambah pemahaman remaja tentang apa itu stunting, penyebab, dan dampak jangka pendek dan jangka panjang. "Hal ini juga menumbuhkan kesadaran pentingnya gizi seimbang, pola makan sehat, dan kebersihan sejak usia remaja," ujarnya.
Sementara itu, selain mendapat pemahaman soal mencegah stunting, para siswa MAN 2 Kebumen juga mendapatkan pemeriksaan gratis dari Puskesmas Kebumen 1. Diantaranya pemeriksaan gula darah, tensi, pemeriksaan mata, telinga dan mulut.(cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

