Dulu Ikon Kebanggaan Kota, Kini Wajah Underpass Dikeluhkan Warga
Kondisi Underpass Purwokerto yang penuh dengan vandalisme, Minggu (7/9).-FERDHI BRIANTAMA/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Wajah Underpass Jenderal Soedirman, yang pernah menjadi salah satu ikon kebanggaan Purwokerto, kini menuai keluhan dari masyarakat. Sejumlah warga menilai kondisi terowongan yang menghubungkan Jalan Jenderal Soedirman dengan Jalan Gatot Subroto itu kini tampak kusam, tak terawat, dan dihiasi coretan vandalisme.
Kondisi ini menjadi pemandangan yang disayangkan, terutama bagi warga yang sering beraktivitas di sekitarnya. Pemandangan yang dulunya modern dan bersih, kini mulai terasa semrawut dan kurang menarik.
Hanif, seorang pemuda yang sedang bersantai di kafe dengan pemandangan langsung ke arah underpass, mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, daya tarik visual dari bangunan tersebut sudah jauh berkurang dibandingkan saat pertama kali diresmikan.
“Sekarang underpass terlihat tidak menarik. Tulisan 'Underpass Jenderal Soedirman Purwokerto' yang besar itu warnanya sudah mulai rusak dan pudar, tidak seperti dulu,” ujarnya pada Minggu (7/9). Ia juga menyoroti kondisi dindingnya. “Dinding underpass juga sudah mulai keropos dan banyak sekali coretan-coretan pilok,” tambahnya.
BACA JUGA:Trotoar Underpass Rusak, DPU Akui Terkendala Anggaran
Perasaan serupa juga diungkapkan oleh Rian, seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi. Baginya, kondisi underpass yang kumuh ini seakan menambah kesan muram Kota Purwokerto pasca-aksi massa yang berujung ricuh beberapa waktu lalu.
“Setelah kejadian demo kemarin, saya lihat Purwokerto sudah berbeda, tidak seperti dulu, Mas. Sekarang kalau saya sedang keliling Purwokerto, rasanya terlihat lebih usang,” katanya. “Underpass ini contohnya, sekarang terlihat kumuh. Trotoarnya juga sudah banyak yang rusak, tembok-temboknya banyak pilok,” lanjut Rian.
Berdasarkan pantauan di lokasi, keluhan warga tersebut memang beralasan. Selain cat pada tulisan nama yang mulai mengelupas, beberapa bagian dinding penyangga terlihat keropos dengan lapisan semen yang terkelupas. Coretan cat semprot tumpang tindih di banyak titik, sementara kondisi trotoar di atasnya juga masih banyak yang berlubang dan membahayakan pejalan kaki.
Kondisi ini sangat disayangkan, mengingat Underpass Jenderal Soedirman tidak hanya berfungsi sebagai jalur lalu lintas, tetapi juga sebagai salah satu penanda kemajuan dan keindahan tata kota Purwokerto. Warga berharap agar ikon kota ini dapat segera mendapat perhatian dan perawatan agar kembali bersih dan nyaman dipandang.(jeb)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
