Banner v.2

Inovasi Teknologi GSR-Pro Sebagai Alat Deteksi Stress

Inovasi Teknologi GSR-Pro Sebagai Alat Deteksi Stress

Penyerahan alat GSR Pro kepada Kader Posyandu Desa Cikakak, Kabupaten Banyumas.-ISTIMEWA-

Untuk Tingkatkan Nilai Slow-living Lansia di Desa Cikakak, Banyumas

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Tim dosen Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Cikakak, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini mengusung inovasi teknologi GSR-Pro (Galvanic Skin Response) sebagai alat deteksi stres untuk mendukung peningkatan kualitas hidup dan penerapan nilai slow living pada masyarakat lanjut usia (lansia).

Program PKM ini dirancang dalam tiga rangkaian kegiatan utama. Pertama, pelatihan kader untuk lansia potensial pada 13 Juni 2025 yang berfokus pada pendampingan kesehatan fisik dan mental.

Kedua, pelatihan kader untuk lansia berdaya pada 7 Juli 2025, dengan penekanan pada penerapan slow living berbasis mindfulness dan meditasi. Terakhir, praktik kelompok lansia pada 18 Agustus 2025 yang mencakup konseling sebaya berbasis GSR-Pro, forum diskusi untuk merumuskan rekomendasi kebijakan desa, serta serah terima sarana posyandu lansia kepada Pemerintah Desa Cikakak.

Ketua tim pengabdian, Titi Rahmawati SSos MSi menjelaskan, teknologi ini bukan hanya sebatas alat, melainkan bagian dari pendekatan holistik untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.

“Kami ingin kader dan lansia di Desa Cikakak tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tenang secara mental. Nilai slow living, mindfulness, dan konseling sebaya menjadi kunci dalam program ini,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Titi Rahmawati didampingi oleh tim dosen lintas disiplin dari Unsoed, yakni Muhammad Riyan Fitria Ramdlani SSos M.I.P.; Resya Nur Intan Putri, S.I.Kom., M.I.Kom.; Shinta Julianti, S.Sos., M.Si.; M. Musa Al Hasyim, S.Sos., M.Si.; dan Dimas Purbo Pambudi, M.A.

Pemerintah Desa Cikakak memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan kegiatan ini, mulai dari penyediaan fasilitas kegiatan hingga pendampingan forum diskusi.

Kepala Desa Cikakak juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Unsoed yang menghadirkan inovasi langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Lebih dari sekadar program, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi stimulus bagi kader posyandu untuk lebih berperan dalam meningkatkan kualitas hidup lansia yang ditunjang dengan adanya penyerahan beberapa sarana penunjang posyandu yaitu berupa inovasi alat teknologi GSR Pro.

Dengan sinergi antara universitas, pemerintah desa, dan masyarakat, Unsoed berharap cita-cita menuju “Lansia Kuat, Indonesia Hebat” bisa diwujudkan secara nyata. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: