Banner v.2

Warga Alian Uji Coba Limbah MBG untuk Bebek

Warga Alian Uji Coba Limbah MBG untuk Bebek

Akif, warga Desa Surotrunan saat memeriksa kondisi bebek hasil ternaknya yang akan didistribusikan untuk keperluan MBG--

KEBUMEN - Setelah berhasil dan sukses mengolah limbah Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pakan Entog dan Ikan Lele, Akif kini mencobakan untuk pakan Bebek. Warga Desa Surotrunan Alian ini memang sudah merasakan manfaat dari limbah MBG.

Untuk pembuatan pakan Entog dan Ikan Lele, tidak terdapat kendala yang berarti. Ikan makan dengan dengan lahap begitu pula Entog. Bukan itu saja, hasilnya pun bagus. Dimana perkembangan dan pertumbuhannya tidak kalah dengan pakan pabrikan.

"Saat ini sedang uji coba untuk Bebek. Semoga saja berhasil. Kalau makannya lahap, namun belum tahu hasilnya seperti apa," tuturnya, Jumat (29/8).

Akif menjelaskan jika Entog dan Ikan Lele, pemberian pakan bertujuan untuk menghasilan daging. Namun berbeda pada Bebek, dimana pemberian pakan bertujuan untuk menghasilkan telur.

"Nah ini menjadi tantangan tersendiri. Bebek memang mau makan, namun tinggal bertelurnya lancar apa tidak," katanya.

Limbah MBG, kaya akan karbohidrat dari nasi. Selain itu juga terdapat protein dari sisa daging, tahu dan tempe. Vitamin dari sisa sayuran. Namun apakah ini cukup untuk kebutuhan Bebek, itu yang kini sedang dicoba dan diamati

"Saya juga membuat ramuan khusus yakni fermentasi dari beberapa jenis kacang-kacangan. Tujuannya untuk memperlancar telur," ungkapnya.

Dalam beternak Akif mempunyai Management income, yakni tahunan bulanan dan harian. Pada peternakan kambing digunakan untuk income tahunan. Sedangkan entok untuk lima bulanan.

"Ikan Lele digunakan untuk income dua bulanan. Sedangkan bebek diharapkan dapat menjadi income harian. Mudah-mudahan ini berhasil," ucapnya. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: