Banner v.2

Antisipasi Data Ganda, Dinpendukcapi Lakukan Pemeriksaan Biometrik di RSUD

Antisipasi Data Ganda, Dinpendukcapi Lakukan Pemeriksaan Biometrik di RSUD

Pemeriksaan biometrik terhadap pasien di RSU dr R Goeteng Taroenadibrata.-Aditya/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Tim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcpil) Kabupaten Purbalingga datangi RSUD dr R Goeteng Taroenadibrata. Kedatangan tim untuk memberikan pelayanan khusus kepada warga yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit pelat merah tersebut.

Muhammad Fathurrohman, Kepala Dinpendukcapil Kabupaten Purbalingga mengatakan, kunjungan petugas Dinpendukcapil ke RSUD ini menunjukkan transformasi layanan publik yang lebih humanis, yakni pelayanan khusus bagi warga yang sedang menjalani perawatan.

"Pasien tersebut dalam proses pindah penduduk dari Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, ke Kabupaten Purbalingga. Namun, terdapat perbedaan nama antara data di KTP (Kartu Tanda Penduduk, red) dan informasi dalam database kependudukan nasional," katanya, Kamis, 27 Agustus 2025.

Sehingga, Dinpendukcapil Kabupaten Purbalingga perlu melakukan pemeriksaan biometrik. Hal itu, dilakukan untuk memastikan akurasi identitas dan mencegah duplikasi data.

BACA JUGA:Dinpendukcapil Bakal Rutin Buka Loket Adminduk Pada Gelaran CFD

Sebab, setelah Dindukcapil Kabupaten Sarolangun menerbitkan Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI) ke Desa Gunungkarang, Kecamatan Bobotsari, perlu dilakukan verifikasi lebih lanjut secara lapangan—dengan pendekatan yang penuh perhatian.

"Layanan ini adalah bentuk komitmen kami bahwa tidak ada masyarakat yang tertinggal. Bahkan, yang sedang sakit dan tidak mampu datang ke kantor. Data kependudukan harus valid dan sesuai," ungkapnya.

Dijelaskan, pemeriksaan biometric tersebut dilakukan untuk mencegah Data Ganda. Setiap warga harus memiliki satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang unik. 

"Penggunaan biometrik memastikan tidak ada dua orang yang memiliki NIK yang sama, bahkan jika terjadi kesalahan pencatatan data," lanjutnya.

BACA JUGA:Dinpendukcapil Optimalkan Jemput Bola Pelayanan Administrasi Kependudukan

Dia juga memastikan proses ini bisa dilakukan kepada warga lainnya yang sedang dirawat dan tidak mampu datang ke kantor dinas. "Ini bagian dari upaya mencegah kecurangan dan memastikan keaslian identitas," tegasnya. (tya)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: