Banner v.2

Aion UT Jadi Bintang Mobil Listrik, Paling Banyak Diuji dan Laris Manis

Aion UT Jadi Bintang Mobil Listrik, Paling Banyak Diuji dan Laris Manis

Mobil Listrik AION UT--

RADARBANYUMAS.CO.ID - Pameran otomotif terbesar di Tanah Air, GIIAS 2025, menghadirkan banyak kejutan dari berbagai merek kendaraan listrik. Namun, satu nama yang mencuri perhatian paling besar adalah Aion UT, mobil listrik hatchback yang sukses menjadi primadona baik di area test drive maupun penjualan.

Sejak hari pertama pameran, animo pengunjung untuk mencoba Aion UT sangat tinggi. Tercatat lebih dari 2.500 orang melakukan test drive mobil ini. Angka tersebut menjadikannya sebagai kendaraan listrik yang paling banyak dicoba oleh pengunjung, sekaligus meraih predikat “Most Driven EV” pada ajang ini.

Tak hanya populer di lintasan uji coba, Aion UT juga mencetak rekor penjualan. Selama gelaran GIIAS 2025, mobil ini mengantongi lebih dari 2.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK)

Angka tersebut menjadikannya sebagai tulang punggung penjualan GAC Indonesia, dengan kontribusi terbesar dari total lebih dari 3.000 unit kendaraan yang berhasil dipesan selama pameran berlangsung.

BACA JUGA:Aion UT Mengupgrade Keselamatan Pengendaranya!

Daya tarik Aion UT tak lepas dari desainnya yang khas. Mobil ini dirancang oleh tim desainer Eropa, menghadirkan nuansa futuristik dengan sentuhan retro yang unik.

Lampu depannya menggunakan konsep “Matrix Cube Light” yang menyerupai mata burung hantu, membuat tampilannya berbeda dari mobil listrik kebanyakan.

Dari sisi performa, Aion UT ditawarkan dalam dua varian: Standard dan Premium. Versi Standard dibekali baterai LFP 44 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 kilometer sekali isi penuh.

Sementara itu, versi Premium memiliki baterai lebih besar, 60 kWh, dengan kemampuan menempuh jarak hingga 500 kilometer. Keduanya didukung teknologi pengisian cepat, di mana pengisian daya dari 30% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 24 menit menggunakan fast charging.

BACA JUGA:AION UT, Mobil Listrik Kecil Rasa Mobil Masa Depan

Untuk motor listriknya, varian Standard mengusung tenaga 100 kW, sedangkan varian Premium lebih bertenaga dengan 150 kW. Meski berbeda tenaga, keduanya sama-sama menghasilkan torsi 210 Nm, yang cukup responsif untuk penggunaan harian di perkotaan.

Soal dimensi, Aion UT hadir dengan ukuran panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm, serta wheelbase 2.750 mm. Ukuran ini membuatnya tergolong kompak, ideal untuk jalanan perkotaan namun tetap memberikan ruang kabin yang lega.

Letak baterai di lantai mobil juga menambah stabilitas saat bermanuver, sehingga pengendara merasa lebih percaya diri di balik kemudi.

Tidak hanya spesifikasi teknis, harga juga menjadi faktor penting. Aion UT ditawarkan dengan banderol yang cukup terjangkau untuk sebuah mobil listrik modern. Varian Standard dibuka dengan harga di bawah Rp330 juta, sedangkan varian Premium sedikit lebih tinggi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: