Tanah Bergerak Ancam Pemukiman Warga Desa Tunjungseto
Badan Penanggulangan Bencana Daerah meninjau tanah bergerak di Desa Tunjungseto Kecamatan Sempor.--
KEBUMEN - Tanah bergerak mengancam fasilitas umum dan pemukiman warga di Desa Tunjungseto Kecamatan Sempor. Warga setempat pun diminta waspada.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kebumen, Bagus Priyanto menyampaikan, gerakan tanah telah menimbulkan tanah amblas dengan retakan memanjang. Keberadaan potongan kayu bekas gergaji di atas gerakan tanah berpotensi menambah retakan.
"Gerakan tanah memiliki panjang 15 meter, tinggi kurang lebih 2,5 meter, dan lebar jarak miring sekitar 2,5 meter, dengan kondisi retakan di beberapa titik," ujar ujar Bagus didampingi Bakohumas Heri Purwoto Heri, kemarin (12/8).
Kondisi ini telah berdampak mengancam jalur aliran air milik PDAM Kebumen. "Langkah yang diambil, potongan kayu bekas gergaji akan dibersihkan menggunakan alat berat PC 75 secara swadaya oleh pemilik usaha kayu di lokasi tersebut. Selain itu, PDAM telah melakukan pemindahan jalur aliran air yang menuju rumah warga ke jalur yang lebih aman guna mengurangi potensi bahaya," ujar Heri.
Selain itu, BPBD Kebumen telah melakukan tinjauan ke lokasi sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak.
Tak kalah penting, BPBD menghimbau warga setempat untuk selalu waspada. "Kami mengingatkan kepada Pemdes setempat dan warga untuk tetap waspada, terutama saat turun hujan, karena kondisi ini dapat memicu pergerakan tanah lebih lanjut," ujar Bagus Priyanto yang juga bersama Uko Ferdianto, S.T.
Langkah-langkah penanganan ini diharapkan dapat mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan oleh gerakan tanah di wilayah tersebut. BPBD Kebumen bersama seluruh pihak terkait akan terus memantau perkembangan situasi. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
