Banner v.2

Dosen Amikom dan Mahasiswa Beri Pelatihan Videografi Berbasis Kearifan Lokal di MTs Pakis

Dosen Amikom dan Mahasiswa Beri Pelatihan Videografi Berbasis Kearifan Lokal di MTs Pakis

Dosen Amikom dan Mahasiswa Beri Pelatihan Videografi Berbasis Kearifan Lokal di MTs Pakis-AMIKOM UNTUK RADAR BANYUMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, Dosen dan Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto memberi pelatihan video kreatif berbasis kearifan lokal di MTs Pakis Desa Gunung Lurah Kecamatan Cilongok, Sabtu (21/6).

Disambut antusias oleh siswa dan pihak madrasah, peserta pelatihan dibekali kemampuan dasar videografi dan diajak mengeksplor potensi kearifan lokal MTs Pakis untuk membuat video kreatif. Menghadirkan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto, Bunga Asriandhini, S.I.Kom., M.A sebagai pemateri utama, materi mengenai dasar-dasar pengambilan gambar, teknik visual story telling, serta cara memanfaatkan media sosial diberikan dengan interaktif dan praktis sehingga mudah dipahami oleh siswa.

"Tujuannya untuk lebih memperkenalkan potensi lokal MTs Pakis secara luas," kata Bunga.

Dijelaskannya Desa Gunung Lurah sebagai daerah yang terletak cukup jauh dari pusat Kota Purwokerto dan minim teknologi ternyata menyimpan banyak kekayaan alam, sosial serta budaya yang luar biasa. Potensi yang tersimpan dibalik keterbatasan akses tersebutlah yang menjadi fokus utama siswa dalam memproduksi konten video.

"Kami melatih peserta membuat video singkat berbasis kearifan lokal. Dimulai dari penentuan ide cerita, teknik pengambilan footage dan editing, semua cukup dengan memanfaatkan kamera smartphone. Hasil akhir berupa video pendek berdurasi maksimal satu menit dipublikasikan melalui medsos madrasah," terang dia.

Tak kalah pentingnya, pelatihan ini selain menjadi langkah awal bagi siswa MTs Pakis untuk mengembangkan keterampilan videografi juga menanamkan nilai penting bagi siswa, yakni rasa bangga terhadap daerah asal. Melalui konten digital anak mempelajari kisah-kisah lokal sederhana. Bunga yakin jika dikemas dengan cara yang tepat, kelokalan MTs Pakis pun memiliki daya tarik. Terakhir ajakan berpikir kritis dan kritis disisipkan dalam penyampaian pesan melalui media audio visual.

"Ketrampilan videografi banyak manfaatnya yaitu sebagai media ekspresi kreatif, meningkatkan daya tarik komunikasi termasuk mendukung strategi pemasaran digital," sambung Bunga.

Diharapkan kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat terus berlanjut dan berkembang dalam berbagai bentuk pemberdayaan lainnya. Berbekal keterampilan videografi, siswa MTs Pakis mampu menciptakan karya video untuk berbagai kepentingan misalnya mempromosikan kearifan lokal di desanya.

"Siswa dapat menjadi agen perubahan. Mereka bisa ikut berperan memajukan desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat," pungkasnya. (yda/ads)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: