Ini Penyebab Mobil Listrik Bekas Jadi Turun Harga!
--
RADARBANYUMAS.CO.ID - Minat mobil listrii yang semakin besar di Indonesia sangat berpengaruh terhadap reaksi dari pabrikan mobil listrik.
Reaksi agresif yang ditimbulkan dari minat yang semakin besar ini, membuat produsen mobil listrik semakin gencar menurunkan harganya.
Dengan harga yang diturunkan sehingga lebih murah, namun dilengkapi dengan fitur canggih dan sangat terbaru ini membuat minat mobil listrik semakin besar.
Model-model yang dirancang juga semakin fresh dan trendy dan kebutuhan bahan bakar yang dibuat semakin efisien menjadi faktor dipilihnya mobil listrik.
BACA JUGA:Harga Mobil Listrik Bekas Bulan November 2024, Mulai Rp 195 Juta
Menurut Tjung Subianto sebagi ketua AMBI, penurunan harga mobil listrik yang baru semakin menekan harga mobil listrik bekas.
Mobil listrik baru yang baru dibeli bisa sudah langsung turun harga, membuat mobil listrik bekas tidak terkontrol harganya.
Mengambil contoh mobil listrik dari Wuling Air EV, saat pertama diluncurkan harganya mulai dari Rp 238 juta, tetapi sekarang mobil Wuling Air EV dijual dengan harga mulai dari Rp. 128 jutaan saja.
Harga mobil listrik sekarang semakin turun, dengan adanya insentif dari pemerintah dan diskon dari diler yang semakin besar.
BACA JUGA:Update Harga Mobil Listrik Bekas Termurah di Tahun 2024
Faktor yang sangat mempengaruhi turunnya mobil listrik bekas ini juga dikarenakan peluncuran mobil listrik dari pabrikan China yang terus muncul di pasaran.
Mobil listrik dari China bisa terus diperbarui setiap bulan, dan harga yang sangat anjlok dari mobil bekas, sehingga membuat pedagang terutama mobil bekas kelabakan. Selain itu, konsumen juga memperhatikan soal garansi mobil listrik yang langsung hangus setelah mobil listrik berpindah tangan.
Hal ini juga membuat konsumen lebih tidak mau lagi membeli mobil listrik bekas yang harganya bisa saja lebih mahal dari mobil listrik terbaru.
BACA JUGA:Hyundai Kona Electric Dilengkapi Teknologi Vehicle-to-Load, Solusi Mobil Listrik Multifungsi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

