Jumlah Murid Baru SMPN Dengan SMP Swasta Belum Imbang
Siswa salah satu sekolah negeri saat mengikuti MPLS.-Dinkominfo Kabupaten Purbalingga untuk Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Penerimaan murid baru di SMP Negeri dengan SMP Swasta masih ada kesenjangan. Yaitu sekolah swasta masih belum bisa memenuhi jumlah rombel sesuai kapasitas yang dimiliki..
Disisi lain, SMPN sampai menolak karena sudah mencukupi. Sehingga kondisi tiap tahun jumlah murid baru yang diterima di SMPN dengan SMP Swasta belum imbang.
"Masih belum imbang, dari 17 SMP Swasta yang sudah meluluskan siswanya ada beberapa sekolah yang banyak menolak murid tapi disisi lain banyak pula sekolah swasta yang belum mendapatkan siswa sesuai kapasitas kuota yang dimiliki sekolah tersebut," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Trigunawan Setyadi, Rabu 23 Juli 2025.
Untuk diketahui, pendaftaran di SMP Negeri biasanya dilakukan secara daring dan terbatas pada periode tertentu Sedangkan pendaftaran di sekolah swasta bisa lebih fleksibel, bahkan ada yang membuka pendaftaran lebih awal dan secara langsung.
BACA JUGA:Kadindik: Lima Hari Sekolah, Butuh Banyak Perimbangan dan Waktu Untuk Kajian Detil
Khusus jenjang SMPN dan swasta, pembelajaran tahun ajaran baru 2025/2026 dimulai pada 14 Juli 2025. Yaitu murid baru menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah.
Sementara itu untuk orangtua tidak diatur saat mau memilih sekolah yang diminati. Baik itu sekolah swasta maupun sekolah negeri.
"Masyarakat saat ini sudah bisa lebih memilih sekolah yang ada. Tentunya sesuai kemampuan masing-masing," tambahnya.
Sedangkan untuk sekolah swasta perekrutan murid baru diperpanjang untuk menjaring murid yang diharapkan. (amr)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
