Banner v.2

Lebih Dari 700 Warga Terlibat, Grebeg Sura Baturraden Kembali Meriah

Lebih Dari 700 Warga Terlibat, Grebeg Sura Baturraden Kembali Meriah

Ribuan masyarakat berebut gunungan hasil bumi, usai dikirab dari gerbang Palawi hingga lokawisata Baturraden, Minggu (20/7).-DIMAS PRABOWO/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Masih dalam bulan Sura, tradisi Grebeg Sura kembali digelar di kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Minggu (20/7/2025).

Sebanyak 700 warga dari 12 desa se-Kecamatan Baturraden ambil bagian dalam kirab budaya yang menjadi wujud syukur masyarakat atas berkah dan rezeki selama setahun terakhir.

Acara dimulai dengan kirab dari gerbang Palawi Baturraden dan berakhir di Sungai Gumawang, yang berada di dalam kawasan Lokawisata Baturraden. Dua gunungan hasil bumi setinggi lima meter menjadi ikon utama kegiatan yang ditunggu-tunggu ribuan warga dan wisatawan untuk diperebutkan dalam sebagai simbol keberkahan.

Ketua Panitia Grebeg Sura 2025, Beno Suyitno, mengatakan bahwa penyelenggaraan tahun ini berbeda karena sepenuhnya diinisiasi dan dijalankan oleh masyarakat. 

BACA JUGA:Grebeg Suran Sunan Geseng, Tradisi Warga Gumelem Kulon Sambut Tahun Baru Islam dengan Kirab dan Ngalap Berkah

“Total ada sekitar 700 orang yang terlibat. Penyelenggaraan kali ini memang secara teknis dilakukan oleh masyarakat, berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan oleh dinas,” katanya.

Ia mengatakan, keterlibatan warga masyarakat yang bergantung pada eksistensi kawasan lokawisata Baturraden khususnya, dan seluruh warga Kecamatan Baturraden pada umumnya, membuat nuansa budaya Grebeg Sura dan kirab terasa lebih hidup. 

“Setiap desa berlomba menampilkan kesenian terbaik mereka. Inilah yang membuat suasana Grebeg Sura tahun ini lebih bersemangat dibanding sebelumnya,” imbuh Beno.

Puncak acara berlangsung saat gunungan berisi sayur dan buah dibagikan kepada penonton. Ribuan warga yang menanti dari pagi tampak antusias berebut, dengan keyakinan akan mendapat keberkahan.

BACA JUGA:BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto Sambangi Perusahaan Untuk Sosialisasi Aplikasi JMO Lewat Program Grebeg JMO

Salah satunya Lina, warga Desa Kemutug Lor, mengaku senang karena berhasil membawa pulang hasil bumi seperti cabai, sayur, dan buah nanas. Setelah berdesakan dengan ratusan orang lainnya.

“Cabai mau saya tanam, kalau sayur akan langsung dimasak. Iya, berharap mendapatkan keberkahan yang terus mengalir dari cabai ini,” harapnya.

Senada, Musringah, warga Desa Karangmangu, yang juga turut bersusah payah berdesakan hanya untuk mendapat berkah melalui hasil bumi yang ia peroleh juga  menyampaikan harapan yang sama.

“Mudah-mudahan dapat keberkahan, mendapatkan kesehatan dan rezeki yang melimpah,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: