Sampel Tes DNA Dugaan Asusila Kades Gumelar Lor Dikirim Ke Jakarta
Kantor Dinsospermades Banyumas, Jumat (7/2). Sampai saat ini Bidang Bina Pemerintahan Desa masih menunggu hasil tes DNA kasus dugaan asusila Kades Gumelar keluar.-YUDHA IMAN/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Dua minggu setelah pengambilan sampel tes DNA dugaan kasus asusila Kades Gumelar Lor Kecamatan Tambak, sampai hari ini, Jumat (7/2) belum keluar hasil.
Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dinsospermades Banyumas, Bambang Junaidi mengatakan tes DNA terhadap Kades Gumelar Lor, perempuan yang melapor sebagai korban asusila Kades dan anaknya sudah dilaksanakan pada Jumat (24/1) atau dua pekan lalu di RS. Sardjito Yogyakarta. Yang menjadi sampel tes DNA bukan dari rambut atau darah melainkan dari cairan hidung dan mulut.
"Pengambilan sampel mirip seperti swab sewaktu pemeriksaan Covid-19," katanya ditemui Radarmas, Jumat (7/2).
Bambang menjelaskan untuk sampel tes DNA setelah diambil di Yogyakarta masih harus berlanjut ke Jakarta. Keterbatasan alat menjadi faktor yang menyebabkan pengujian sampel sampai ke Jakarta. Adapun tenpat pelaksanaan tes DNA tidak di Kabupaten Banyumas diantaranya karena permintaan dari perempuan yang melapor sebagai korban asusila Kades Gumelar Lor.
BACA JUGA:Hasil Tes DNA Dugaan Asusila Kades Gumelar Lor Tunggu 14 Hari
BACA JUGA:Pilkades Serentak 2023, Kades Gumelar Lor Sudah Serahkan AMJ ke BPD
"Agar netral dilaksanakan di Yogyakarta," terang dia.
Dilanjutkannya sampai hari ini, Jumat (7/2) belum ada informasi terkait keluarnya hasil tes DNA. Informasi waktu 14 hari adalah estimasi tercepat rentang waktu bisa keluarnya hasil tes DNA sampai satu bulan. Bahkan paling lama hasil tes DNA bisa keluar sampai dua bulan.
"Kami yakin tidak selama itu. Sebelum puasa harapannya sudah keluar," pungkas Bambang. (yda)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

