35 Orang Meninggal Akibat TBC di Cilacap

35 Orang Meninggal Akibat TBC di Cilacap

Kepala Dinkes Cilacap, Pramesti Giriana Dewi-RAYKA/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Sebanyak 35 orang meninggal akibat kasus Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten CILACAP. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten CILACAP terus berupaya untuk melakukan penanganan.

Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, Pramesti Giriana Dewi mengatakan, penyakit TBC semakin kompleks karena mutasi kuman dapat berlangsung sangat cepat. Dimana saat ini, kasus TBC di Kabupaten Cilacap mencapai 3.557 kasus. 

"Dari jumlah tersebut, 3.408 kasus sudah diobati, 149 kasus belum diobati dan 35 diantaranya meninggal sebelum diobati," ujarnya.

Pramesti mengatakan, untuk menangani kasus TBC perlu koordinasi dengan jumlah pihak. Termasuk kali ini, pihaknya melakukan koordinasi intensif bersama Koalisi Organisasi atau KOPI TB.

BACA JUGA:Mobil Pikap yang Membawa 31 Santriwati, Terbalik di Kedungreja, Cilacap, 1 Orang Meninggal Dunia

BACA JUGA:Warga Gandrungmangu, Cilacap Geger, Ditemukan Jasad Bayi Perempuan Dalam Kresek

"Kopi TB ini merupakan gabungan dari beberapa organisasi profesi yang mempunyai komitmen, mendukung dan terlibat langsung dalam upaya penanggulangan TBC," kata Pramesti.

Disisi lain, lanjut Pramesti, Kementerian Kesehatan juga sudah menerbitkan banyak pedoman, juknis dan surat edaran untuk mengatur pelaksanaan pelayanan TBC. 

"Saya harap manajemen fasilitas kesehatan dapat membuat kebijakan untuk penegakan SOP pelayanan TBC. Selain itu, setiap organisasi profesi dapat ikut berperan dalam penanggulangan TBC dan harus disiplin SOP pelayanan untuk update keilmuan," katanya. (ray)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: