Honda

Tebing Longsor Tutup Akses Jalan Warga di Purbalingga

Tebing Longsor Tutup Akses Jalan Warga di Purbalingga

Petugas BPBD Purbalingga dan Dinas Perumahan dan Pemukiman Purbalingga saat cek lokasi kejadian , Selasa 24 Januari 2023 untuk asesmen.-BPBD PURBALINGGA UNTUK RADARMAS-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Bencana alam tanah longsor kembali terjadi di Purbalingga.

Pada Senin 23 Januari 2023 malam dan hingga Selasa ini, masih menutup akses jalan Dusun Bawahan Desa Gunungwuled Kecamatan Rembang.

Suprapto, Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menjelaskan,  longsor terjadi karena ada rekahan bukit kedalaman 1,5 meter dengan panjang 100 meter dan ketinggian bukit kurang lebih 300 meter.

BACA JUGA:Transformasi dan Inovasi Jadi Kunci BNI Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

Hujan deras yang mengguyur desa itu sejak 3 hari terakhir di setiap sore lepas pukul 15.00 membuat potensi longsor susulan tinggi. Termasuk kejadian yang ada saat ini.

"Hingga kini akses ekonomi dan pendidikan masyarakat masih terkendala, karena material longsor menutup jalan mereka," katanya, Selasa 24 Januari 2023 malam.

Hingga saat ini,. 42 KK dengan 150 jiwa masih membutuhkan bantuan. Yaitu memindahkan material longsor dari jalan.

BACA JUGA: Kondisi Menara Pantau Kawah Timbang Memperihatinkan

"Butuh alat berat untuk menyingkirkan ratusan kubik tanah dari bukit/tebing," tambahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Priyo Satmoko membenarkan telah terjadi longsor dan longsor susulan di desa itu.

Pihaknya bersama pemerintah desa, Dinrumkim, dan relawan telah melakukan asesmen di lokasi pada Selasa 24 Januari 2023.

BACA JUGA:Vaksin Covid-19 Dosis Keempat Sudah Diberikan untuk Lansia

Hasil peninjauan membutuhkan penanganan pembersihan material longsor. Tujuannya agar akses jalan kembali normal. Masyarakat bisa menggunakan kembali untuk aktifitas ekonomi, pendidikan dan lainnya.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja akses jalan satu-satunya tidak bisa dilalui kendaraan  dari Dusun Panyatan menuju Dusun Bawahan desa setempat," ujarnya. (amr)

Sumber: