Komplek, Penyebab Kemacetan Jalan Gereja

Komplek, Penyebab Kemacetan Jalan Gereja

Jalan gereja yang sring macet pada jam masuk dan pulang sekolah. BERLINDA/RADARMAS PURWOKERTO-Kemacetan akut di area sekolah terutama di Jalan Gereja dan Jalan Ragasemangsang, dan Jalan Gatot Soebroto hingga sekarang belum teratasi. Kompleknya permasalahan membuat pemberlakukan larangan melintas dari arah utara pada jam 6.30 hingga 7.30 belum menjadi solusi ampuh. "Biasanya yang membuat tetap macet adalah ada kendaraan yang menerobos dari utara. Tidak hanya itu, penggunaan roda empat yang berlebihan juga membuat kemacetan tidak bisa terhindarkan. Seperti misalnya di Jalan Ragasemangsang, di mana rata-rata satu anak diantar oleh satu mobil,” ujar aku R Hermawan, Plt Kabid Prasarana Lalu lintas Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas kemarin. Penyebab lainnya yakni keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memadati sepanjang Jalan Gereja. Dikatakan Hermawan, dengan adanya PKL, mobil-mobil yang seharusnya dapat parkir di bahu jalan menjadi parkir di badan jalan. "Sebenarnya dulu bebas PKL, namun sekarang karena jalan Jendral Gatot Soebroto bebas PKL, makanya dialihkan ke situ. Itu salah satu penyumbang kemacetan," ujar Hermawan. Penyiasatan pemberlakuan satu arah selama jam berangkat sekolah menimbulkan pertanyaan terkait kemungkinan pemberlakuan satu arah untuk seterusnya. Menjawab pertanyaan tersebut, Hermawan menilai, hal tersebut dapat merugikan para pelaku ekonomi Untuk mengupayakan penguraian kemacetan di area sekolahan, Dinhub, kata Hermawan, tengah melakukan kajian khusus terutama untuk wilayah Jalan Gereja. Kajian tersebut berkaitan dengan pemberlakuan satu arah di siang hari atau di jam pulang sekolah. (lin/ttg)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: