Beberapa anak mungkin percaya bahwa menggunakan kata-kata kasar adalah cara untuk menunjukkan bahwa mereka mandiri dan tidak memerlukan perlindungan atau perhatian ekstra dari orang dewasa. Mereka ingin membuktikan bahwa mereka bisa menghadapi situasi dengan keberanian dan kekuatan sendiri.
BACA JUGA:Cara Mendidik Anak yang Berkata Kasar
BACA JUGA:Cara Mendidik Anak Agar Tidak Mudah Marah
Lingkungan sosial anak-anak sering kali memiliki pengaruh besar dalam membentuk perilaku mereka. Jika anak merasa tertekan oleh teman sebaya untuk terlihat tangguh atau tidak manja, mereka mungkin menggunakan bahasa kasar sebagai cara untuk memenuhi ekspektasi sosial tersebut.
Anak-anak yang merasa tidak dihargai atau diabaikan oleh orang dewasa atau teman-teman mereka mungkin menggunakan kata-kata kasar sebagai bentuk protes atau cara untuk menarik perhatian. Mereka ingin membuktikan bahwa mereka bisa "berbicara sendiri" dan tidak tergantung pada bantuan orang lain.
Maka penting untuk membangun hubungan yang positif dan penuh kasih dengan anak-anak sehingga mereka merasa diterima dan dihargai tanpa perlu membuktikan diri dengan cara yang negatif.
Anak-anak perlu diajari tentang cara-cara yang lebih sehat untuk mengekspresikan independensi dan kemandirian, seperti berbicara dengan tegas namun sopan atau menyelesaikan masalah dengan cara yang konstruktif.
Mendorong anak-anak untuk berbicara tentang perasaan dan kebutuhan mereka secara terbuka dapat membantu mengurangi kebutuhan mereka untuk menggunakan kata-kata kasar sebagai bentuk protes atau pembeda diri.
Mengajarkan anak-anak tentang pentingnya mengenali dan mengelola emosi mereka dengan sehat dapat membantu mereka mengekspresikan diri dengan cara yang lebih bijaksana dan terkontrol.
3. Menginginkan Anggapan Keren
Dalam interaksi sosial mereka, anak-anak sering merasa perlu untuk menunjukkan diri sebagai individu yang "keren" di hadapan teman-teman mereka. Namun, terkadang dorongan ini bisa menjadi salah satu penyebab anak berkata kasar.
Anak-anak sering merasa tekanan untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma sosial yang ditetapkan oleh teman-teman sebaya mereka. Jika menggunakan bahasa kasar dianggap sebagai cara untuk menjadi "keren" atau mendapatkan pengakuan dari teman-teman mereka, mereka mungkin akan mengadopsi perilaku tersebut.
BACA JUGA:Cara Mendidik Anak yang Manja yang Efektif
BACA JUGA:Cara Mendidik Anak yang Suka Berbohong
Beberapa anak mungkin menggunakan kata-kata kasar sebagai strategi untuk memperoleh kekuatan atau dominasi di dalam grup mereka. Mereka mungkin percaya bahwa dengan menunjukkan kekerasan atau agresi verbal, mereka akan dihormati atau dianggap sebagai pemimpin oleh teman-teman mereka.
Anak-anak mungkin percaya bahwa menggunakan bahasa kasar adalah cara untuk menunjukkan bahwa mereka kuat, tangguh, atau tidak terpengaruh oleh tekanan dari luar. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka bisa "berbicara kasar" dan tidak takut dengan konsekuensinya.