Terbukti Ampuh! Ini 5 Cara Mengatasi GTM pada Balita Tanpa Stres

Sabtu 27-01-2024,15:48 WIB
Reporter : Alma Meidhita
Editor : Ali Ibrahim

Misalnya, jika sebelumnya sering memasak daging dalam bentuk semur atau sop, cobalah variasikan menjadi bakso atau bola-bola daging. Selain itu, hidangkan makanan anak dalam bentuk bento yang beragam. Cara ini dapat membuat anak tertarik dan lebih bersemangat untuk menyantap masakan yang disiapkan lho. 

BACA JUGA:Kreatif dan Sehat, Inilah Sejumlah Ide Menu Bekal 4 Sehat 5 Sempurna untuk Anak!

BACA JUGA:Resep Rice Bowl Chicken Teriyaki Sederhana untuk Bekal Sekolah Anak

3. Terapkan Kebiasaan Makan yang Konsisten

Saat memberikan makanan pendamping ASI kepada anak, penting untuk menjalankan aturan makan secara teratur. Hal ini termasuk menentukan waktu pemberian makanan utama dan camilan dengan konsisten. Tujuannya adalah agar perut anak benar-benar kosong dan merasa lapar saat makanan utama disajikan.

Selama sesi makan, tetapkan batas waktu tidak lebih dari 30 menit. Apapun yang terjadi, baik anak habis makan atau tidak, sesi makan harus diakhiri setelah waktu tersebut berakhir. 

Dalam menjalankan cara mengatasi GTM yang satu ini, orang tua perlu konsisten. Patuhi jadwal makan harian dan hindari memberikan makanan tambahan di luar jadwal, kecuali minuman. Dengan cara ini, masalah GTM yang dialami anak dapat secara bertahap membaik.

4. Dorong Anak untuk Mandiri dalam Makan

Menyuapi anak setiap kali makan mungkin dapat membuatnya makan lebih banyak dan lebih cepat selesai. Namun demikian, metode ini bisa membuat anak kurang tertantang. Akibatnya, anak menjadi bosan dan mungkin menolak makan.

BACA JUGA:Melatih Anak Sejak Dini untuk Gemar Makan Sayur

BACA JUGA:Cara Menjaga Hubungan Baik Anak dan Orangtua Broken Home

Untuk mencegah hal ini terjadi pada anak, penting untuk mendorongnya agar dapat makan sendiri. Meskipun ini mungkin akan membuat meja makan menjadi berantakan dan makanan habis dalam waktu yang lebih lama, hal ini penting dan menjadi salah satu cara mengatasi GTM. Untuk membantu anak makan sendiri dengan lebih mudah, gunakan peralatan makan yang aman dan sesuai dengan usianya.

5. Jangan Memaksa

Jika telah mencoba langkah-langkah di atas namun anak masih enggan makan, bersabarlah. Terutama jika GTM disebabkan oleh kondisi kesehatan yang sedang tidak baik.

Sambil menunggu anak kembali memiliki nafsu makan, tetap tawarkan makanan bergizi sesuai jadwalnya. Hindari memaksa anak untuk makan karena hal ini dapat menciptakan trauma makan dan menimbulkan stres.

Meskipun gerakan menutup mulut mungkin membuat orang tua khawatir tentang kesehatan dan perkembangan anak, ingatlah bahwa fase ini akan berlalu dengan sendirinya. Hadapi situasi ini dengan kesabaran dan jangan menyerah begitu saja. Jika perlu, libatkan anggota keluarga lainnya untuk membantu menghadapi anak yang sedang mengalami GTM.

Kategori :