Tips Mendidik Anak Menjadi Pribadi Berani

Jumat 26-01-2024,18:17 WIB
Reporter : Ikhwan Adriansyah
Editor : Bayu Indra Kusuma

Berikan pujian atas usaha dan kemajuan yang telah dicapai oleh anak. Ini memberikan motivasi positif dan memperkuat semangat belajar mereka. Dengan memberikan pujian, Ibu memberikan dukungan yang dibutuhkan tanpa merendahkan usaha mereka.

4. Memberikan Pujian Bijaksana

Sebagai orang tua, memberikan pujian pada anak merupakan cara penting untuk membangun rasa percaya diri. Namun, penting bagi Ibu untuk memberikan pujian secara bijaksana agar tidak menurunkan motivasi belajar anak.

BACA JUGA:7 Manfaat Kelas Parenting bagi Orang Tua, Penting!

BACA JUGA:Belajar Parenting untuk Anak Muda Sebelum Menjadi Orang Tua

Pujian yang berlebihan dapat membuat anak mengalami penurunan motivasi dan kesulitan memahami kemampuannya. Oleh karena itu, Ibu perlu menghindari pujian yang tidak proporsional dengan pencapaian anak.

Saat memberikan pujian, pastikan Ibu memberikan deskripsi yang jelas terkait tindakan atau prestasi anak. Contohnya, "Wah, Adik keren sekali sudah berani mencoba makan buncis rebus!" Memberikan konteks akan membantu anak memahami aspek positif dari tindakan yang dilakukan.

Penting untuk fokus pada proses belajar daripada hasil akhir. Misalnya, mengatakan, "Adik pemberani sekali, ya! Tidak takut untuk jatuh berkali-kali sampai pintar naik sepeda!" Hal ini membantu anak memahami bahwa kegigihan dan ketekunan dalam proses belajarlah yang lebih penting daripada hasil akhir.

Mengajarkan anak bahwa setiap kegagalan adalah proses pembelajaran yang berharga merupakan aspek penting dalam memberikan pujian. Ini membantu mereka tumbuh menjadi individu yang pantang menyerah dan percaya pada nilai pembelajaran dari setiap pengalaman.

5. Mengembangkan Kemandirian Anak

Dalam membentuk kemandirian anak, memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba hal-hal baru sangat penting. Ibu dapat mengaplikasikan pendekatan ini dengan memberikan ruang kepada anak untuk mengambil inisiatif dan belajar secara mandiri.

BACA JUGA:Mengenal Pola Asuh Tiger Parenting dan Dampaknya pada Perkembangan Anak

BACA JUGA:Sering Disepelekan, Ini 7 Kelebihan Single Parent dalam Hal Parenting

Contohnya, membiarkan anak mengambil sayur dari mangkuk saji dan makan sendiri. Meskipun proses ini mungkin memakan waktu lebih lama, namun memberikan kesempatan ini membantu anak belajar mengembangkan keterampilan makan sendiri dan rasa tanggung jawab.

Memberikan kebebasan kepada anak untuk mencoba main di perosotan tanpa dipegang adalah langkah lain yang mendukung perkembangan kemandiriannya. Ibu dapat mengamati dari jauh, siap memberikan bantuan hanya jika dibutuhkan, sehingga anak dapat merasakan kebanggaan atas usaha dan prestasinya.

Penting untuk Ibu mengamati dengan cermat saat anak mencoba hal baru. Tawarkan bantuan hanya jika anak terlihat kesulitan atau memerlukannya. Dengan memberikan bantuan yang selektif, Ibu memberikan dukungan tanpa mengurangi rasa percaya diri anak.

Kategori :