4. Memberikan Penghargaan pada Pencapaian Anak
Meskipun terlihat sederhana, penghargaan yang Mama berikan terhadap usaha dan pencapaian anak memiliki dampak besar dalam membentuk motivasi positif. Ini memicu anak untuk menunjukkan perilaku yang diharapkan.
BACA JUGA:Belajar Parenting untuk Anak Muda Sebelum Menjadi Orang Tua
BACA JUGA:Mengenal Pola Asuh Tiger Parenting dan Dampaknya pada Perkembangan Anak
Contohnya, ketika anak dengan sukarela meminjamkan mainannya kepada adik sepupu, tindakan ini merupakan pencapaian besar. Mainan bagi anak usia 3 tahun memiliki nilai sentimental yang tinggi. Maka, memberikan apresiasi pada kebaikan anak dapat meningkatkan motivasinya.
"Kamu luar biasa sebagai kakak untuk adik kecilmu! Terima kasih sudah dengan sukarela meminjamkan mobil-mobilanmu kepada adik. Begitu Adik selesai bermain, mobilnya akan dikembalikan lagi ke Kakak. Itu tindakan yang sangat baik, dan Mama bangga padamu."
Memberikan penghargaan pada pencapaian anak menciptakan lingkungan yang positif. Dengan memberikan apresiasi secara konsisten, Mama membantu membentuk pola perilaku positif yang akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan anak.
5. Memperkenalkan Baca, Tulis, dan Hitung pada Anak
Pada usia 3 tahun, anak siap untuk diperkenalkan pada kegiatan membaca, menulis, dan menghitung. Mama dan Papa dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan mendukung perkembangan anak dalam tiga keterampilan ini.
BACA JUGA:Cara Parenting yang Baik Terhadap Anak
BACA JUGA:8 Tips Parenting untuk Anak ADHD, Orang Tua Rawan Stres
Sebelum tidur, bacakakan buku cerita bergambar untuk merangsang minat baca anak. Ajak mereka berpartisipasi dengan menjawab pertanyaan setelah cerita selesai, membantu membangun pemahaman mereka terhadap narasi.
Gunakan flashcard huruf dan angka untuk membuat suasana belajar lebih interaktif. anak dapat lebih aktif dan senang belajar dengan menggunakan kartu-kartu ini.
Berikan buku latihan menulis yang sesuai dengan tingkat usia anak. Ajak mereka untuk meniru bentuk huruf dan angka secara bersama-sama. Memberikan buku kosong atau khusus latihan menulis dapat menjadi rutinitas yang mendukung perkembangan keterampilan menulisnya.
anak senang meniru orang dewasa. Libatkan mereka dalam kegiatan menulis sederhana seperti coret-coretan dan mewarnai. Ini bukan hanya pengenalan pada kegiatan menulis, tetapi juga membantu mengembangkan rasa percaya diri mereka. (wan)