JAKARTA- Saat diberi obat oleh dokter, tanyakan dengan akurat seberapa banyak jumlah yang harus diminum. Gunakan juga takaran yang biasanya sudah disediakan dalam kemasan obat. Hindari sembarangan menakar dengan sendok. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kebiasaan menggunakan sendok, baik sendok makan maupun sendok teh, untuk minum obat dapat meningkatkan risiko overdosis atau bahkan kurang dosis dari yang sebenarnya dibutuhkan. Kondisi ini tentu berbahaya. Bukannya menyembuhkan, minum obat bisa jadi justru membuat Anda tak sembuh-sembuh atau mungkin mengalami efek samping lainnya. Dalam studi ini, peneliti melacak kebiasaan minum obat dari 177 orang dewasa muda. Didapatkan bila menggunakan sendok teh kesalahan dosisnya lebih dari 8 persen dan jika menggunakan sendok yang lebih besar seperti sendok makan kesalahan dosis hampir 12 persen. Peneliti yang terlibat, Brian Wansink dari Cornell University dan Koert van Ittersum dari University of Groningen mengatakan temuan ini menunjukkan bahwa pemberian obat harus jelas menggunakan takaran dalam milimeter. Bahkan jika perlu, setiap kemasan obat harus menyertai alat penakar yang akurat. "Ketika menakar obat, seringkali kita menggunakan sendok biasa. Jumlah yang diambil pun berisiko overdosis atau malah kurang. Ini karena ukuran sendok berbeda-beda dan itu tidak bisa dijadikan sebagai alat ukur yang akurat," jelas van Ittersum, seperti dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine. Obat cair yang dikonsumsi seperti obat batuk atau flu dengan dosis yang tidak tepat bisa memengaruhi kesehatan. Jika dosis yang digunakan berlebih dan dalam jangka waktu yang panjang kemungkinan besar bisa memberikan konsekuensi nyata seperti efek samping dari obat itu sendiri. Risiko akan lebih besar lagi jika ini terjadi pada anak-anak. (nun)
Minum Obat Pakai Sendok Rawan Over Dosis
Jumat 29-01-2016,15:02 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,11:12 WIB
Catatan Azrul Ananda: Saya Tidak Lulus SMA (Seri 3)
Jumat 02-10-2026,10:40 WIB
Ahmad Luthfi Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pengolahan Pangan Lokal Bernilai Jual Tinggi
Jumat 02-10-2026,10:05 WIB
Mahasiswa UMP Hadirkan Harapan di Tengah Kekeringan Banyumas
Jumat 02-10-2026,13:31 WIB
Transaksi QRIS Banyumas Raya Tembus Rp12,91 Triliun, Pembayaran Digital Terus Berkembang
Jumat 02-10-2026,12:54 WIB
Reakreditasi RSUD Panti Nugroho Purbalingga Rampung, Status Paripurna Masih Menunggu Penilaian Kemenkes
Terkini
Jumat 02-10-2026,18:53 WIB
Tim PKM FMIPA Gelar Kegiatan Pendampingan Penulisan Buku Ajar Matematika Interaktif di SMA Negeri 1 Kejobong
Jumat 02-10-2026,18:47 WIB
Porprov Jateng XVII Bakal Diikuti 7.990 Atlet, Rebutkan 2.769 Medali
Jumat 02-10-2026,18:23 WIB
ASPIKMAS Banyumas Ubah Pola Pengembangan UMKM, 5.200 Pelaku Usaha Masuk Kelas Inkubasi Bisnis
Jumat 02-10-2026,17:11 WIB
Kucing Masuk Sumur Sedalam 8 Meter di Nusawungu Cilacap, Damkar Turun Tangan
Jumat 02-10-2026,17:07 WIB