JAKARTA-Merebaknya virus Zika yang bisa menyebabkan bayi terlahir dengan kondisi microcephaly (pengecilan tengkorak kepala dan penciutan otak) membuat pemerintah di beberapa negara Amerika Latin menganjurkan para wanita untuk menunda kehamilan. Bagaimana dengan di Indonesia? Virus Zika ditularkan ke manusia oleh nyamuk Aedes aegypti yang juga menularkan demam berdarah. Mengingat Indonesia merupakan daerah endemik nyamuk "belang-belang" tersebut, tentu ibu hamil harus mewaspadai virus ini. "Walau kejadian orang yang tertular virus ini belum banyak, ibu hamil harus tetap waspada. Kita tidak tahu apakah nyamuk Aedes aegypti itu membawa virus dengue atau zika. Perlu kewaspadaan," kata dr.Prima Progestian, Sp.OG. Prima menjelaskan, para ahli saat ini belum memastikan apakah microcephaly pada bayi-bayi di Brasil itu murni karena nyamuk. "Di Brasil memang mulai confirm kelainan itu karena virus Zika, tapi ada dugaan penularannya melalui infeksi menular seksual," paparnya. Microcephaly bisa disebabkan oleh infeksi lainnya. "Bisa juga karena virus rubella atau CMV (cytomegalovirus) yang memang dapat menyebabkan cacat lahir," ujar dokter dari RS Muhammadiyah Taman Puring Jakarta ini. Orang yang terinfeksi virus zika akan mengalami gejala-gejala mirip dengan demam dengue, yakni sakit kepala berat, demam, atau nyeri pada tulang. "Dokter juga harus berhati-hati, jangan menyepelekan gejala infeksi virus yang dialami ibu hamil karena tidak ada gejala yang khas," katanya. Mereka yang terinfeksi virus zika dianjurkan untuk banyak istirahat, mengonsumsi cukup cairan, serta minum obat untuk mengurangi demam dan nyeri persendian. (nun)
Mirip DBD, Bumil Waspadai Virus Zika
Jumat 29-01-2016,15:03 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,11:12 WIB
Catatan Azrul Ananda: Saya Tidak Lulus SMA (Seri 3)
Jumat 02-10-2026,10:05 WIB
Mahasiswa UMP Hadirkan Harapan di Tengah Kekeringan Banyumas
Jumat 02-10-2026,13:31 WIB
Transaksi QRIS Banyumas Raya Tembus Rp12,91 Triliun, Pembayaran Digital Terus Berkembang
Jumat 02-10-2026,13:41 WIB
Empat Proyek Jalan Purbalingga Belum Rampung, Progres Rajawana-Panusupan Baru 31,793 Persen
Jumat 02-10-2026,10:40 WIB
Ahmad Luthfi Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pengolahan Pangan Lokal Bernilai Jual Tinggi
Terkini
Jumat 02-10-2026,18:53 WIB
Tim PKM FMIPA Gelar Kegiatan Pendampingan Penulisan Buku Ajar Matematika Interaktif di SMA Negeri 1 Kejobong
Jumat 02-10-2026,18:47 WIB
Porprov Jateng XVII Bakal Diikuti 7.990 Atlet, Rebutkan 2.769 Medali
Jumat 02-10-2026,18:23 WIB
ASPIKMAS Banyumas Ubah Pola Pengembangan UMKM, 5.200 Pelaku Usaha Masuk Kelas Inkubasi Bisnis
Jumat 02-10-2026,17:11 WIB
Kucing Masuk Sumur Sedalam 8 Meter di Nusawungu Cilacap, Damkar Turun Tangan
Jumat 02-10-2026,17:07 WIB