Keistimewaan arsitektur LawangSewu juga terpancar dari kaca patri karya Johannes Lourens Schouten, yang memperlihatkan kisah tentang kemakmuran, keindahan Jawa, kekuasaan Belanda di Semarang dan Batavia, serta peran kereta api dalam kejayaan kota.
Terdapat Ornamen tembikar pada lengkungan di atas balkon, kubah kecil di menara air, dan puncak menara dengan hiasan perunggu melengkapi keindahan arsitektural Lawang Sewu yang luar biasa.
Spot Menarik Lawang Sewu Semarang
1. Kaca Patri
Kaca patri di lantai dua gedung A menampilkan keindahan simbol Dewi Fortuna, Dewi Venus, dan elemen-elemen simbolis dari Kerajaan Belanda, Kota Amsterdam, dan Kota Rotterdam. Suasana tangga agung yang megah menambah pesona spot ini.
2. Latar Menara
Balkon di lantai dua memberikan latar belakang menara dengan atap conical dari pelat tembaga dan ornamen perunggu di puncaknya, menciptakan potret indah yang sering diabadikan dalam foto wisatawan.
BACA JUGA:Terus Berkembang, Kecamatan Adipala, Cilacap Dorong Wisata Berbasis Budaya
BACA JUGA:3 Tempat Wisata Sejarah Di Purwokerto, Wajib Anda Kunjungi Karena Menyimpan Banyak Kisah
3. Pintu
Simetri dalam jumlah pintu dan pintu penghubung menciptakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menjelajahi dan mengabadikan momen di setiap ruangan Lawang Sewu.
4. Lorong
Lorong asri sepanjang teras Lawang Sewu menawarkan suasana yang menarik untuk latar belakang foto. Sudut-sudut simetrisnya memberikan ruang kreativitas bagi para pengunjung yang ingin berpose.
5. Detail Bahan dan Ornamen Bangunan
Pengelola Lawang Sewu mempertahankan keaslian bahan bangunan dan ornamen, menciptakan atmosfer yang membawa pengunjung pada perjalanan sejarah dengan sentuhan Belanda dan Jerman.
Harga Tiket dan Jam Oprasional Lawang Sewu Semarang