Jakarta – Memberi makna Indonesia terus menjadi perhatian Bank Rakyat Indonesia atau BRI sebagai bagian dari masyarakat. Termasuk halnya p embangunan desa dan pengembangan UMKM. Tak hanya aspek infrastruktur, namun juga pemberdayaan sumber daya manusia juga perlu diperhatikan. Desa diberdayakan untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga mampu bersaing dan berkontribusi lebih bagi masyarakat.
BRI sejak tahun 2020 menggulirkan program Desa BRILiaN. Berbagai program pemberdayaan telah diterapkan dan terus dikembangkan. Saat ini program tersebut telah masuk di lebih dari 2.800 desa binaan BRI di seluruh Indonesia. Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan bahwa pemberdayaan di Desa BRILiaN merupakan bentuk implementasi Environment Social and Governance (ESG) dalam aspek sosial. Selama 2023 ini, tujuan pemberdayaan yakni membangkitkan ketahanan dan kemandirian ekonomi desa di era new normal. “Program ini merupakan program inkubasi desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul serta semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s),” ujarnya. BACA JUGA:Aktif Berdayakan UMKM, BRI Kembali Selenggarakan Program Inovatif Pengusaha Muda BRILiaN 2023 BACA JUGA:Dukung Upaya Pemerintah Bebas Emisi Karbon, BRI Kembali Tanam Bibit Mangrove di Pulau Tidung Dalam pemberdayaannya, Desa BRILiaN mengembangkan 4 (empat) aspek yang terdapat dalam sebuah desa. Pertama, BUMDes sebagai motor ekonomi desa. Kedua, digitalisasi yang merupakan implementasi produk dan aktivitas digital di desa. Ketiga, sustainability yang mencerminkan desa tangguh serta secara berkesinambungan melakukan pembangunan. Keempat, innovation yaitu kreatif dalam menciptakan inovasi. Sementara itu, untuk objek pemberdayaan adalah elemen-elemen kunci di desa yang meliputi perangkat desa, pengurus BUMDes, Badan Permusyawaratan Desa, UMKM di desa, perwakilan kelompok usaha (klaster) dan pegiat Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades). Selain itu, BRI juga memperkuat ekosistem ekonomi desa dengan pengembangan pasar yang dihubungkan dengan platform Pasar.id dan Localoka. Tujuannya menghubungkan pedagang pasar dengan pembeli online. Untuk pemberdayaan UMKM, dapat diakses melalui linkumkm.id yang memfasilitasi pelaku usaha tersebut naik kelas. Terdapat juga produk-produk layanan BRI yang dapat dimanfaatkan oleh Desa dan BUMDes seperti Agen BRILink, Stroberi, QRIS dan produk lainnya. BACA JUGA:Makin Gampang! Kini Pembayaran QRIS Pakai Kartu Kredit BRI Dapat Melalui BRImo Pemberdayaan desa oleh BRI dilakukan sesuai dengan potensi ekonomi yang bisa dioptimalkan di daerah tersebut. Sebagai contoh, Desa Megulungkidul yang terletak di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang bertransformasi menjadi desa argowisata dengan mengusung konsep perpaduan panorama alam, pertanian kuliner dan UMKM. Para pengunjung di kawasan ini juga dapat menikmati fasilitas edukasi diantaranya budidaya anggur, pembuatan minyak kelapa, kerajinan batik tulis, perikanan, pembuatan kerupuk rambak bahkan budidaya ulat hongkong. Supari berharap seluruh desa yang tergabung dalam program Desa BRILiaN bisa menjadi sumber inspirasi kemajuan desa yang dapat direplikasi ke desa-desa lainnya. “Harapan kami berbagai program yang sangat bermanfaat ini bisa diikuti oleh seluruh elemen kunci pertumbuhan ekonomi yang ada di desa,” ucapnya. (*)Lebih Dari 2800 Desa BRILiaN Semakin Berdaya Berkat BRI
Sabtu 23-09-2023,13:31 WIB
Reporter : Admin
Editor : Admin
Kategori :
Terkait
Rabu 22-04-2026,16:14 WIB
Retribusi Pasar Sumpiuh Banyumas Lampaui Target, Capai Rp 50 Juta per Bulan
Rabu 22-04-2026,15:59 WIB
Perawatan Alun-alun Purwokerto Diperketat, Rp 600 Juta per Tahun untuk Rumput
Senin 20-04-2026,18:11 WIB
DPRD Banyumas Soroti Soal Sinkronisasi Data dan Realisasi Kawasan Industri
Kamis 16-04-2026,14:33 WIB
Telur dan Minyak Murah Diserbu, Intervensi Harga di Sumpiuh Banyumas
Kamis 09-04-2026,16:34 WIB
LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern
Terpopuler
Rabu 22-04-2026,17:11 WIB
Gempa Gunung Slamet Banyumas Melonjak Drastis, 132 Kali Sehari, Status Waspada
Rabu 22-04-2026,14:36 WIB
Sempat Mangkrak, Pasar Kroya Cilacap Mulai Dibangun Lagi
Rabu 22-04-2026,09:56 WIB
Fashion Icon Purwokerto Mudahkan Pelanggan untuk Belanja Kebutuhan Anak
Rabu 22-04-2026,15:09 WIB
Aspal Rusak di Rel Sumpiuh Banyumas Picu Keluhan, Warganet Usul Flyover, Pemkab Arahkan Alternatif
Rabu 22-04-2026,15:48 WIB
Ngibing 24 Jam Kembali Digelar, Penari Mancanegara Ramaikan Kota Lama Banyumas
Terkini
Rabu 22-04-2026,17:48 WIB
TMMD Sengkuyung 2026 Resmi Dibuka, Infrastruktur Desa Lawen Jadi Prioritas
Rabu 22-04-2026,17:11 WIB
Gempa Gunung Slamet Banyumas Melonjak Drastis, 132 Kali Sehari, Status Waspada
Rabu 22-04-2026,16:59 WIB
569 Jemaah Haji Purbalingga 2026 Siap Berangkat, Didominasi Reguler
Rabu 22-04-2026,16:50 WIB
Bukan Sekadar Penghijauan, Menanam Pohon Jadi Cara Warga Banjarnegara Bertahan dari Bencana Longsor
Rabu 22-04-2026,16:47 WIB