Tiga Titik Rawan Macet di Banyumas

Selasa 26-04-2022,09:54 WIB

MASIH SEPI: Akses masuk keluar jalur lingkar utara dan jalan nasional terpantau lengang, kemarin (25/4). PURWOKERTO - Menghadapi arus mudik tahun 2022, Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas sudah memetakan titik-titik kemacetan di wilayah Kabupaten Banyumas. Setidaknya ada tiga titik yang rawan kemacetan yaitu di Patikraja, Sokaraja, dan Kaliori. "Kami sudah siapkan antisipasi. Petugas wajib pegang GPS, wajib langsung menuju titik macet dan menguraikan kemacetan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie. Langkah antisipasi itu merupakan sebuah terobosan. Diharapkan, ketika terjadi kemacetan bisa langsung terurai. "Kalau untuk Sokaraja jika terjadi kemacetan banyak jalan alternatif, bisa lewat Kembaran dan juga Pliken," ucapnya. Titik rawan macet selanjutnya berada di Buntu. Namun, menurutnya saat ini pemudik banyak yang memanfaatkan jalur Utara untuk mudik. "Jalur Selatan di Buntu. Sekarang banyak yang lewat jalur Utara," tuturnya. Pemantauan arus mudik juga memanfaatkan adanya fasilitas CCTV. Total ada 38 titik CCTV yang dipasang dan dimanfaatkan. https://radarbanyumas.co.id/tiga-ribu-dosis-vaksin-siap-di-posko-pengaman-mudik-area-banyumas/ Agus Nur Hadie memprediksi, puncak arus mudik pada tanggal 30 April. "Diprediksi puncak arus mudik terjadi pada 30 April hingga 1 Mei. Sedangkan perkiraan puncak arus balik ada pada 7-8 Mei mendatang," kata dia. MASIH SEPI : Akses masuk keluar jalur lingkar utara dan jalan nasional terpantau lengang, kemarin (25/4). Dikatakan, sudah disiapkan 12 pos untuk angkutan mudik pada tahun ini. Terdiri dari Pos terpadu yang ada di Alun-alun Purwokerto. Kemudian ada tiga Pos Yan, yaitu Pos Yan Terminal Bulupitu, Poss Stasiun Purwokerto, dan Pos Terminal Bawah Baturraden. Selain itu akan ada 8 Pos Pam yang akan berdiri di Simpang 3 SPBU Ajibarang, Wangon, Rawalo, Buntu, Sumpiuh, Patikraja, Kaliori, dan Sokaraja. Tidak hanya itu, Polres Banyumas juga sudah membuat tim pengurai kemacetan. Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK MH mengatakan, akan diterjunkan tim pengurai yang akan dibagi dibeberapa titik. "Kami ada tiga tim pengurai. Baik di jalur Utara dan Selatan. Begitu juga di jalur tengah," kata dia. Sementara itu, pemudik yang akan melakukan perjalanan malam hari melintasi wilayah timur Banyumas, harus waspada. Pos Pengamanan Lebaran Sumpiuh mencatat beberapa titik rawan kejahatan yang wajib diwaspadai pemudik. "Pemudik hati-hati dan selalu waspada ketika memilih jalur lingkar utara. Malam hari masih minim sekali lampu penerang jalan dan sepi," jelas Ka Pos Pam Sumpiuh Iptu Sunaryo di Pos pam, Senin (25/4). Dikatakan, sepanjang jalur lingkar utara masih jarang terdapat pemukiman penduduk serta fasilitas umum. Untuk itu, pemudik yang melintas agar tidak lengah dalam berkendara. https://radarbanyumas.co.id/mudik-lebaran-2022-lalu-lintas-bumiayu-purwokerto-mulai-padat-meningkat-20-persen/ Selain jalur lingkar, Pos Pam Lebaran Sumpiuh juga memasukkan area perlintasan rel melintang JPL 501 dalam daftar rawan. Meski kondisi aspal rel telah diperbaiki, namun harus tetap waspada. MASIH SEPI : Akses masuk keluar jalur lingkar utara dan jalan nasional terpantau lengang, kemarin (25/4). Sementara itu, prediksi titik rawan kemacetan pada puncak arus mudik dan balik antara lain berada di akses masuk dan keluar jalur lingkar utara. Titik rawan merupakan persimpangan dan menjadi pertemuan kendaraan. Saat kembali ke jalan nasional, jalan menyempit. Rawan macet," papar Iptu Sunaryo. Kondisi kemacetan akan diperparah dengan adanya penutupan palang pintu rel kereta api. Tumpukan kendaraan tidak terhindarkan setelah kereta api melintas. Dikatakan, Pos Pam Lebaran Sumpiuh memiliki skenario untuk mengatasi kemungkinan terjadinya kemacetan. Ada dua jalur alternatif untuk mengurai tumpukan kendaraan. "Jalur alternatif, kendaraan dialihkan ke selatan, Nusawungu. Sedangkan pengalihan kendaraan ke utara, akses alternatifnya jalur Taman Kota ke utara, lewat Kemawi, Somagede," rinci Iptu Sunaryo. Arus lalu lintas di wilayah timur Banyumas terpantau landai. Kendaraan yang melintas masih didominasi lokal. Lonjakan volume kendaraan belum terjadi. Pada jam sibuk, arus lalu lintas ramai lancar. "Angkutan umum yang melintas didominasi dalam kota. Situasi masih lengang," kata Iptu Sunaryo. https://radarbanyumas.co.id/operasi-ketupat-candi-2022-polresta-banyumas-siapkan-12-titik-posko-pengamanan-dan-pelayanan/ Pada pengamanan lebaran kali ini, tidak dilakukan penyekatan kendaraan yang melintas. Pos pengamanan melayani masyarakat terkait arus mudik dan balik. Serta pengamanan dan pengaturan lalu lintas. "Siap membantu masyarakat atau pengguna jalan mudik dan balik yang melintas. Bagi yang bingung arah misalnya, bisa ke Pospam," tandas Iptu Sunaryo. (aam/mhd/fij)

Tags :
Kategori :

Terkait