Jaksa Kejati Jatim semakin menunjukkan kesewenang-wenangannya. Seorang jaksa memaksa menemui Dahlan Iskan pada Selasa malam (22/11) di Rumah Sakit Dr Soetomo. Padahal Dahlan sedang mendapat perawatan khusus dari dokter. Jaksa tak berseragam itu datang seorang diri sekitar pukul 21.00 WIB. Kepada perawat rumah sakit, jaksa yang mengaku bernama Ahmad itu dari Kejati Jatim dan harus menyampaikan surat secara langsung kepada Dahlan. Perawat langsung menolak permintaan tersebut. Sebab, Dahlan baru saja diberi obat dan tidak bisa diganggu dengan alasan apa pun. Meski sudah diberi penjelasan secara gamblang, jaksa tersebut terus memaksa agar bisa bertemu Dahlan. Tujuannya meminta tanda tangan Dahlan dan menyampaikan surat dakwaan. Perawat tetap bersikukuh melarang jaksa tersebut bertemu Dahlan secara langsung. Pihak rumah sakit kemudian menghubungi keluarga Dahlan dan tersambung dengan pengacaranya. Melalui sambungan telepon, jaksa tersebut diberi penjelasan bahwa Dahlan sejak ditetapkan sebagai tersangka sudah didampingi tim pengacara. ”Kalau ada apa pun, surat menyurat, harus melewati pengacara. Tidak bisa langsung kepada yang bersangkutan,” kata Riri Purbasari Dewi, juru bicara tim kuasa hukum Dahlan. Riri sangat menyayangkan sikap Kejati Jatim tersebut. Menurut dia, sikap tersebut sudah di luar kepatutan. Sebab Dahlan sedang menjalani perawatan medis. Tapi meski sudah dijelaskan oleh pihak rumah sakit, masih tetap memaksa untuk menemuinya. Dia malah mempertanyakan motif jaksa sehingga memaksa untuk bertemu Dahlan. Pengacara yang mantan model itu menjelaskan, saat ini Dahlan sedang menjalani pemeriksaan kesehatan secara khusus. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengevaluasi kondisi kesehatannya setelah menjalani pemeriksaan maraton beberapa waktu lalu. Seharusnya Dahlan sudah check up rutin ke Tianjin, Tiongkok. Hal itu dilakukan untuk memantau apakah ada virus atau bakteri yang berkembang pasca transplantasi. “Karena sejak operasi ganti hati, Pak Dahlan tidak boleh sakit mengingat sistem kekebalan tubuhnya di bawah orang normal,” jelasnya. Riri sebenarnya sudah mempersilakan jaksa untuk menyampaikan surat tersebut ke kantor tim pengacara di Jalan Arjuno Rabu (23/11) pukul 09.00. Tapi jarum jam menunjuk pukul 12.00, belum ada satu pun jaksa maupun kurir mengantarkan dokumen terkait Dahlan. Saat ini tim kuasa hukum sedang mengkaji rencana melaporkan kesewenang-wenangan ini ke sejumlah lembaga negara. (atm)
Jaksa Paksa Bertemu Dahlan Malam-malam di RS
Rabu 23-11-2016,13:01 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,11:52 WIB
Pasutri Tewas di Jalur KA, Polisi Temukan Keanehan pada Sepeda Motor Korban
Senin 19-10-2026,16:28 WIB
TPA Winong Terima 80 Ton Sampah Sehari, Mesin Pirolisis Baru Hasilkan 50 Kg BBM Per Produksi
Senin 19-10-2026,15:02 WIB
Libatkan 75 Peserta, Dindagkopukm Purbalingga Gelar Simulasi Kebakaran di Pasar Segamas
Senin 19-10-2026,12:54 WIB
HSN, Puluhan Ribu Santri Gelar Pawai Budaya dan Istighosah di Pantai Setrojenar
Senin 19-10-2026,17:02 WIB
34 Regu dari 20 Kecamatan Ikuti Invitasi PMR Mula Banjarnegara, Rakit Raih Peringkat Pertama
Terkini
Senin 19-10-2026,22:09 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp 183,86 Juta pada Ahli Waris Pekerja Matahari Department Store
Senin 19-10-2026,18:06 WIB
Hujan Guyur Purwokerto, Karangjambu Diguyur Deras Wilayah Lain Masih Kering
Senin 19-10-2026,17:26 WIB
Mahasiswa Unsoed Purwokerto Kritik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bagi Beras Gratis hingga Pakaian Layak Pakai
Senin 19-10-2026,17:05 WIB
Perbaikan Jalan Soepardjo Roestam Purwokerto Mundur 2027, Anggaran Rp17,4 Miliar Belum Turun dari Pusat
Senin 19-10-2026,17:02 WIB